pertemuan

9 0 0
                                        


Kring ...... Kring.....kring.... Kring suara alarn sangat membisingkannya, Deliva membuka selimut yang membungkus hangat dirinya, diliriknya alarm yang bertengger diatas nakas

" huft.... Masih jam 5, haduh badan ku masih capek ni karena begadang tadi malam " Deliva terduduk dari tidurnya karna masih kelelahan Deliva mengatur ulang jadwal jam menunjuk pukul 6 , dia mengarahkan kembali seluruh tubuhnya untuk tergelut kembali dalam tidur memanfaat kan waktu 1 jam lagi untuk tidur.

*****

"Del.... Del... Deliva bangun sayang udah siang ini.." terdengar suara pintu kamar Deliva diketuk

" bentar ya mom, masuh ngantuk nih 5 menit lagi" seru deliva dalam tidurnya

" sayang , entar kamu telat bangun ya terus turun kebawah moms tunggu " andini Muller pun turun meninggalkan kamar deliva, sementara deliva masih bergelut manja dalam tidur

Tok....tok.... Tok
Kembali pintu kamar deliva diketuk, dengan mata masih mengerjab ngerjab untuk mengumpulkan kembali kesadarannya , dengan langkah gontai dia membuka pintu kamarnya, dilihat nya adeknya Delicia telah berpakaian rapi dan menatap deliva dengan mengernyit heran

"Ehhh.... Ini udah jam berapa?? Kok lo udah rapi aja?? " tanya deliva yang masih keheranan namun tak sedikit pun beranjak dari pintu

" ya elah kak Del, mimpi apa?? Ini udah jam 7.06 noh lihat tu jam, lah kirain dah siap siap eh malah baru bangun, " terang delicia sambil mencurut wajahnya sebal

" ya, ampun, ok gini cia lo berangkat dluan entar kakak nyusul ya, lo bawa motor supra aja entar aku bawa motor sportku aja " deliva langsung menutup pintu kamarnya dan berlari menuju kamar mandi tak mendengar lagi penuturan delicia yang hendak membantah kata katanya

Berlari mengambil handuk dan masuk kamar mandi, selang 10 menit ia keluar dan berpakaian rapi , disisir rambut bergelombangnya dan membiarkan nya tergerai karna basah, diambilnya tas dan jaket serta kunci motornya diatas nakas dan berlari menuruni tangga
Diperhatikan lagi jam nya sudah menunjukkan pukul 07, 25 yang berarti 5 menit lagi pelajaran akan dimulai

Dengan tergesa gesa ia menuruni tangga, dan berlari menuju luar, " moms , Del pamit ya" ucapnya sambil berlari

" Del hati hati " ucap sang mama khawatir sambil mengeleng gelengkan kepalanya karna melihat deliva yang begitu tergesa gesa

Deliva langsung keluarin motor nya dan mempercepat laju motornya secepat mungkin

******

Deliva melewati pos satpam tanpa menghiraukan satpam, saat memarkirkan motornya dia langsung bergegas lari menuju kelasnya

"Ehh,,, kamu sini!! " ucap guru BPyang terkesan galak disekolahnya

"Saya bu" ucap dliva menunjuk dirinya

" iya, sini kamu" dengan berkacak pinggang guru Bp itu menanti deliva yang jalannya cukup lambat

" maaf bu saya telat " ucap Deliva belom berani menegakkan wajah nya

" eh,,,, kamu sini" mendengar itu deliva menegakkan kepalanya karna merasa gk nyambung sama alasan yang diberikannya, Deliva melihat anak laki laki yang cukup tampan dengan wajah santai berjalan kearahnya dan guru BP.

" oke gk usah ada basa basi dan tanpa penolakan, kalian berdua langsung bergerak membersihkan lapangan basket, CEPAT "

Dengan sedikit terkejut akan teriakan guru BP, Deliva langsung bergegas ke lapangan basket, diikuti laki laki itu.

Satu kata untuk ini semua "capek" setelah hampir satu jam pelajaran habis untuk Deliva dan cowok yang terlambat tadi untuk membersihkan lapangan basket, Deliva terduduk karna baru selesai mengepel lantai, suara bariton cowok itu menyadarkannya bahwa bukan hanya dia saja disini melainkan mereka berdua

" ehm.... Aku mau kekelas, udah selesai kan?? " ucapnya seraya memberi tangannya membantu deliva berdiri

" thanks, " seraya menerima uluran tangan cowok itu, tingginya hanya sebatas bahu cowok itu deliva harus mendongakkan kepalanya

" ehm.... Udah selesai kok, sini sapu kamu biar aku simpenin sekaligus nyimpan pel annya "

" ohh.... Oke, aku duluan gapapa ya, soalnya mau ada ulangan les tiga entar maaf ya "

"Oke... No prob" deliva berjalan menuju gudang tempat penyimpanan sapu, setelah itu dia bergegas ke lapangan dan mengambil ransel biru nya dan menuju kelas

******

Tok.... Tokkk... Tokk

" masuk!! Ucap sang guru yang tengah memberi penjelasan pada siswa nya

" maaf pak, saya telat " senyum paksaan terhias dibibirnya

" kok bisa telat del, ini udah jam kedua kenapa baru masuk?? " ramah guru yang masuk lebih tepat nya wali kelas deliva

" tadi kebersihan dulu pak " tuturnya sambil menundukkan kepalanya

" oke silahkan masuk ! " dan guru tersebut melanjutkan penjelasannya

Dengan menundukkan kepala, deliva berjalan menuju mejanya , disana sahabat nya sudah menunggu minta penjelasan akan apa yang terjadi, karna walaupun deliva terkesan siswa bandel dia gk pernah bolos dalam pelajaran

Tak terasa tiga jam mata pelajaran terlalui
" Del, kamu kenapa bisa telat?? Gk biasanya loh " tanya anggray pada deliva yang tiduran

" aku capek gray, entar aja jelasinnya ," ucap deliva masih dalam posisi yang sama

" hem yasudah, aku mau kantin mau nitip ngk??"
" beliin minum aja gray haus !! " ucapnya sambil mendonggakkan kepalanya
" okeh " gray berjalan menuju kantin meninggalkan deliva

Ting!!!
Notif wa deliva berbunyi, ia merogoh kantong nya untuk mengambil benda pipih itu

Ivv dan DelStories to obsess over. Discover now