Prolog

127 15 2
                                        

Seorang gadis terbangun dengan nafas yang terengah-engah, keringat tampak mengucur membasahi wajah dan rambutnya.

01.13

Gadis itu mengusap wajahnya kasar, selalu seperti ini di jam yang sama hampir setiap hari. Sudah hampir seminggu ia mengalami hal ini, terbangun di tengah malam karena mimpi sialan.

Gadis itu beranjak dari tempat tidur lalu berjalan keluar kamar dan menuruni tangga, tangannya sibuk mengikat rambut hitam sebahunya yang cukup basah karena keringat.

Ia berjalan dengan perlahan, tangannya meraih kenop pintu. Terdengar helaan nafas dari mulutnya, perasaan lega memenuhinya. Gadis itu tersenyum lirih, lalu ia menutup kembali pintu kamar itu.

Kakinya melangkah menuju dapur, mengambil segelas air putih. Setelah menyelesaikan dahaganya, ia kembali ke kamarnya yang berada di atas untuk melanjutkan tidur yang mengerikan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Semoga tidak terjadi apa-apa"

-•••••-

NIGHTMAREWhere stories live. Discover now