Prolog

180 37 7
                                        

Aku menemukan mu, pada waktu yang tak kusangka
mimpi besar ku hampir terwujud , menemukan mu adalah bahagiku, kau telah berhasil menyembuhkan separuh hatiku yang tersakiti, kau melengkapi setengah hatiku yang telah lama rusak dan hilang, aku bahagia, ya amat bahagia, tapi mengapa kini kau pergi?
Ahh aku yakin kau hanya ingin bermain-main denganku, kukira kau ini serius, ternyata sama saja, hey aku menginginkan kisah kita berlanjut dengan ending yang bahagia, agar orang lain tahu, perjuangan yang kita lewati tak pernah sia-sia
agar orang tahu, kau dan aku akan mejadi kita

Baiklah , aku menjauh,
layaknya matahari , ia amat mencitai bumi, menginginkan kehadiran bumi, dan ingin selalu bersama bumi, tapi ia tahu, jika ia terus bersama bumi , justru bumi akan binasa, makanya ia tidak mau
ia rela ia jika harus tersakiti, tapi ia yakin menjauh lebih baik
karena ia tahu takdir tuhan lah yang terbaik
jika memang kau untukku,
walau kita dipisahkan
kita akan bertemu kembali
diwaktu yang tepat

tadinya ku kira aku adalah tempatmu kembali, tempatmu pulang
tempatmu mengeluarkan segala keluh kesahmu
aku kira seperti itu
tapi ternyata, kau hanya singgah
tak ingin berlama lama
tak betah katanya
padahal, aku sudaah berusaha
agar kau tetap disini
aku sudah berusaha menjadi yang terbaik , agar tuan rumah ku nyaman
aku selalu ingin kau kembali
tapi nyatanya kau lebih suka mencari yang lebih dariku...

walau aku tidak ingin menyudahinya
tapi biarlah semua berjalan
seperti air yang mengalir
seperti hujan yang jatuh membasahi bumi
kau takkan pernah terganti

barangkali aku hanya terlalu berperasaan
meganggap semuanya adalag hal yang serius
menganggap kau ini untukku
ahhh sudahlah
tidak boleh alay terus-terusan seperti ini
duniaku masih luas
tidak hanya tentang dirimu ...

-dariku
untukku

Mi amorDes histoires addictives. Découvrez maintenant