"kamu tau aku menginginkan nya bersamaku"
"Ahh benar kah?"
"Ya..mungkin aku memang mencintai nya"
"Lalu apa yang akan kau lakukan?"
"Entahlah aku ragu untuk mengatakannya, aku rasa dia tidak memiliki perasaan apapun padaku"
"Jgn pesimis cobalah terlebih dahulu, jika saja dia memang tidak mencintai mu setidaknya kau sudah berusaha, bukannya diam dan menjadi seorang pengecut"
"Baiklah akan ku coba, lalu bagaimana dengan mu apa kau telah menyukai seseorang juga?"
"Ya...sama seperti mu aku juga tengah menyukai seseorang, namun ku rasa aku akan berhenti mencintainya sekarang"
"Kenapa? Apakah kau hawatir dia juga tidak mencintai mu?, sudahlah jangan pesimis terlebih dahulu, jangan menjadi seorang pengecut"
"Tidak hanya khawatir, karena itu memang benar bahwa dia memang tidak menyukaiku"
"Dan ya aku memang sudah menjadi seorang pengecut lebih lama darimu"
"Benarkah? Aku sedikit tidak mempercayainya, dan dari mana kau tau dia tidak menyukaimu? Lalu apa yang akan kau lakukan?"
"Itu terserah kau, entahlah mungkin aku akan membencinya"
Kring....kring..
"Dan satu lagi aku mengetahuinya darimu, sudah ya..ini sudah saatnya pulang...aku duluan..."
" Iya dah... hati-hati jangan lupa aku akan menjemputmu besok"
"Baiklah"
