TENTANG AKU KAMU DAN HUJAN
(oleh: Mutmainnah Asaf)
Ada yang tahu?
Tentang fakta mengenai hujan bisa membuatmu mengingat kenangan yang sama ketika hujan turun sebelumnya.
Dan nyatanya memang seperti itu dan disinilah aku sekarang di bawah gerimis hujan yang perlahan semakin lebat namun aku enggan untuk berteduh.jangan tanya mengapa?karena akupun tidak tahu.Oh iya perkenalkan namaku Adryana Andira biasa di panggil DIRA siswi tahun terakhir di SMAN 1 BARRU.Disini aku akan bercerita tentang aku dengan seseorang dan bagaimana hujan bisa menjadi saksi bisu yang menghiasi hubungan kami.
Dan inilah kisahku....
Saat ini aku berdiri di bawah hujan menikmati tetes demi tetesnya yang membuatku merasa damai.aku mengingatnya....
"Hujan selalu mengingatkanku kepada kenangan yang sama ketika hujan turun sebelumnya"
Yah aku mengingatnya kembali ucapannya tentang hujan,memang selalu seperti ini ketika hujan turun.aku menengadah menatap langit yang mendung terlarut dalam lamunan akan ucapannya yang terngiang.
2 tahun yang lalu...
Kemarau telah berlalu musim penghujan di desember telah dimulai semilir angin sepoi sepoipun telah berganti menjadi angin kencang yang menyejukkan pertanda sebentar lagi hujan akan turun.namun,aku enggan untuk pergi dari tempat ini aku merasa ini adalah tempat terdamai dimuka bumi ini.
Tempat yang kumaksud ini adalah pesisir pantai yang merupakan salah satu objek wisata yang ada di kotaku.aku merasa damai di tempat ini karena meskipun tempat ini adalah objek wisata namun,jarang orang yang datang kemari kecuali hari libur,dan lagi pemandangan hamparan laut luas yang terbentang yang dapat memanjakan mata siapapun yang melihatnya.
Di tempat ini aku bisa mengeluarkan segala macam unek-unekku tentang masalah yang tengah kuhadapi sama seperti sekarang aku merasa kalut,dan hanya ingin berteriak.
"AKU BENCI...."
"AKU BENCI KAMU REY....",teriakku keras disertai air mata yang mulai turun di pelupuk mataku menggambarkan kekesalanku terhadap seseorang,yang kumaksud itu namanya Niam Rey Saputra salah satu teman kakak laki-lakiku yang membuatku jatuh hati padanya sebelum akhirnya aku tahu bahwa dia adalah kekasih teman smp ku,aku benci fakta itu fakta dimana aku menjadi manusia terbodoh di dunia bagaimana bisa aku berfikir bahwa dia juga menyukaiku setelah apa yang ku ketahui tentangnya.
Aku tahu ini bukan sepenuhnya kesalahannya dan memang akunya saja yang terlalu baper dan berharap akan semua perlakuan khususnya dia yang membuatku berfikir bahwa dia juga memiliki perasaan yang sama terhadapku.
Namun,hayal tinggal hayal dan disinilah aku menumpahkan kekesalanku dan menangisi kebodohanku hingga tawa seseorang membuatku mau tidak mau menghentikan aktifitasku dan menoleh kearah suara yang menggangguku.
"Wah hebat.....untuk pertama kalinya gue melihat cewek yang patah hati dan ternyata cewek patah hati itu galaunya parah yah"ucapnya sambil tertawa.
"Aku terdiam menatapnya aku merasa kesal dan juga merasa malu hingga akhirnya aku hanya mampu berdiri diam seribu bahasa di tempatku.ia kemudian berjalan mendekatiku sembari mengulurkan tangan kanannya kenalin namaku Ian...Rian Devan Anggara.ucapnya sembari tersenyum aku hanya menatap tangannya enggan untuk membalas uluran tangannya ia kemudian menarik tanganku dan menjabatnya.
"nama kamu siapa?" Tanyanya.
"Dira..Adryana Andira ucapku cepat karena merasa aneh dengan posisi ini posisi dimana ia memegang tanganku.
