Prolog (Revisi)

69 4 3
                                        

Kenalin gue Natasha Andrea Cylle, anak terakhir dari 3 bersaudara dengan dua kakak cowok Hans dan Hidden. Yups,, kakak gue ini kembar identik.

***

Hari ini adalah hari terindah dalam hidup gue, saat dimana gue pertama kali ngerasain jatuh cinta. Yups, hari ini adalah hari anniv gue yang kedua dengan Danial. Gue sama Danial udah janjian di cafe Belarria - tempat dimana kita jadian. Dan sekarang gue lagi nyiapin kejutannya, cafe ini sengaja udah gue booking buat anniv kita berdua.

Author POV

Kini Natasha sudah siap dengan balutan dress navy selutut-nya, ia sedang menunggu kedatangan Danial di Cafe Bellaria.

Saat Natasha sedang asyik memainkan ponselnya tiba-tiba matanya ditutup dengan sesorang, ia tau siapa pelakunya karena Natasha mengenali aroma mint orang itu. Tentu saja itu Danial, kekasihnya selama dua tahun belakangan.

"Ihh... Udah nggak usah tutup-tutup mata segala! Kan nanti make up aku hilang dan. " ucap Natasha mengerucutkan bibirnya sebal. Telapak tangan itu pun mulai menjauh dan memperlihatkan sang empunya yang sudah tampil manis dengan gaya casualnya.

"Kok kamu tau sih kalo itu aku?" balas Danial dengan nada kecewa yang dibuat - buat.

Lalu Danial mengambil kursi yang ada tepat didepan Natasha.

"Btw nih cafe kok sepi sih sha, biasanya kan rame banget sampe kita nggak dapet tempat duduk"

"Nggak tau tuh mungkin pada nggak mood kesini kali" ucapnya bohong, dalam hati ia tersenyum. Ya iyalah nggak ada orang, kan udah gue booking Danial. Ucap Natasha dalam hati.

Beberapa menit kemudian pelayan datang sambil memberikan daftar makanan.

"Mbk kayak biasanya du-"

"Mbk pesenannya yang tadi dibawa kesini ya.. " potong Natasha cepat. Sambil mengedipkan sebelah matanya.

"Owhh siap mbk ditunggu sebentar ya" balas pelayan tersebut ramah

Danial baru saja ingin bertanya namun Natasha sudah memeberinya kode untuk diam. Sedangkan Natasha kini sedang senyum - senyum sendiri, tapi Natasha nggak gila koq hehehe.
Danial paling nggak bisa kalo udah dikasih senyumannya Natasha plus ada lesung pipitnya lagi.

"Sha udah nggak usah senyum terus ntar aku tambah cinta loh" ucap Danial dengan nada jail.

"Biarin, ntar kalo kamu tambah cinta kan nggak ada yang berani rebut kamu dari aku. " balas Natasha seraya mengerlingkan matanya.

Beberapa menit kemudian pelayan tadi kembali dengan sebuah piring yang tertutup. Hal itu membuat Danial penasaran, dapat dilihat dari caranya menatap piring itu.

"Ini apaan sha kok pake ditutup segala?"

"Coba kamu buka!" balas Natasha dengan senyumnya yang sangat manis.

"Okey aku buka sekarang ya.. " ucap Danial, dan dibalas oleh Natasha dengan anggukan.

Dengan cepat piring itu sudah terbuka dan menampilkan pop art card timbul, yang berisi kata - kata dan foto mereka berdua. Pop up itu dibuat sendiri oleh Natasha .

"Happy anniv Danial! Suka nggak?" tanya Natasha dengan antusias.

"Hmm sekarang gini ya kamu, kasih kejutan duluan, kan nggak seru padahal aku juga udah siapin!" ucap Danial seraya mencubit hidung Natasha dengan gemas.

"Emang kamu nyiapin apa?" tanya Natasha penasaran.

"Kepo ya... " goda Danial.

"Ihh kamu mah ngeselin, apaan kejutannya?" tanyanya lagi dengan nada sebal.

"Kalo dikasih tau bukan kejutan dong namanya. "

"Yaudah deh serah kamu" ucap Natasha sambil mengerucutkan bibirnya, hal itu membuat Danial makin gemes dengan jail ia mengacak rambut cewek yang ada dihadapannya itu. Danial paling suka mengacak rambut ceweknya karena ia tau Natasha nggak suka kalo rambutnya diacak - acak.

"Ihhh kan ngeselin lagi, tau ah" kata Natasha sambil membuang pandangannya kearah lain .

" Ya deh nggak bakal gituin lagi. Sekarang kamu tutup mata dulu deh!" ucap Danial lembut sambil menarik kedua tangan Natasha.

Tak perlu waktu lama Natasha pun menuruti kata - kata Danial ia langsung menutup matanya.

"Tunggu bentar ya jangan dibuka dulu matanya sebelum aku nyuruh kamu buka mata." bagaikan robot Natasha mengangguk patuh akan perintah Danial.

Beberapa menit kemudian Danial kembali dengan membawa sebuket bunga mawar putih dan boneka teddy yang cukup besar dan bertuliskan ' I'm yours '

"Sekarang kamu boleh buka mata!" ucap Danial setelah ia kembali ketempat duduk semula.

Dengan perlahan Natasha membuka matanya, mulutnya langsung membulat ketika melihat apa yang ada didepannya.

"Dannialll kamu kok tau sih kalo aku pengen banget boneka itu? ihhh makasihh ya Dan. Aku seneng banget!" ucap Natasha heboh senyum dibibirnya terlukis dengan indah.

"Ya tau lah kan aku pacar kamu, dan kita pacaran nggak cuma sehari dua hari sha kita udah dua tahun kan. Jadi apapun tentang kamu aku pasti tau." ucapnya sambil menggenggam kedua tangan Natasha.

"Makasih Dan aku beruntung banget punya kamu dihidupku" balas Natasha tanpa mengurangi satu senti senyum dari bibirnya.

"Aku yang lebih beruntung punya cewek semanis dan sebaik kamu. " ucap Danial seraya mencium punggung tangan Natasha.

Obrolan mereka terus berlanjut hingga terkadang Natasha tertawa bahkan blushing saat Danial menggombal dan menggodanya.

"Oh ya dan aku masih punya sesuatu untukmu." ucap Natasha seraya memanggil pelayan untuk datang ke meja nya.

"Apaan?"

"Adadeh pokoknya ini beda!" balas Natasha yang membuat Danial kembali penasaran.

Setelah pelayan itu datang Natasha membisikkan sesuatu kepadanya, setelah selesai berbisik pelayan itu menggangguk lalu pergi meninggalkan mereka.

Beberapa menit kemudian lampu di panggung live music menyala dan memperlihatkan hiasan cantik disana.

Panggung itu telah disulap oleh Natasha khusus untuk malam spesialnya ini, background panggung itu yang sebelumnya polos kini bertuliskan 'Happy Anniversarry Natasha dan Danial'

Danial tak menyangka jika Natasha akan melakukan semua ini. Sejujurnya terselip rasa bersalah dihati kecilnya setelah apa yang ia lakukan kepada Natasha.

"Tunggu sini ya dan! " ucap Natasha seraya berjalan menuju panggung live music.

Tak perlu waktu yang lama kini Natasha telah berada dipanggung sambil memainkan keyboard.

"Lagu ini kupersembahkan untuk kekasih ku tercinta, Danial. " ucap Natasha melalui microfon yang sudah disiapkannya tadi.

Lagu berjudul teman hidup dari Tulus pun mengalun dengan indah. Malam itu adalah malam paling indah dalam hidup Natasha, mereka berduet menyanyikan lagu favorit mereka.

Gimana guys ceritanya seru nggak?
Jangan lupa vote dan comment ya...
Dukung karya aku terus biar aku juga makin semangat buatnya...

Jangan jadi silent riders ya..

DevantshaWhere stories live. Discover now