Rasa takut Adira yang pertama kali memasuki kehidupan pesantren, kini ia sudah berada dilingkungan tersebut.
Belum ada satupun teman yang menghampirinya untuk berkenalan, hati Adira resah sekali, yang ia pikirkan bagaimana kelanjutan hidupnya disini ,apakah ia bisa hidup seperti ini , ramai sekali santri tetapi tidak ada satupun yang mau berkenalan dengannya .
"Ya Allah bagaimana ini , aku bingung mau ngapain" - batin Adira
Setelah itu adira memutuskan untuk masuk ke kamar , ia hanya duduk diatas kasur tipis yang sudah disediakan dari pondok dan dibelakang kasur ada almari kecil.
Tak lama ia duduk ,Ada satu santri yang menghampirinya , ternyata ia sebelah kasur dengan Adira .
"Hai ,kamu anak baru ya?" - ucapnya sambil tersenyum .
"Iya" - jawab Adira dengan membalas senyuman.
"Nama kamu siapa?" -tanya seorang tersebut.
"Kenalin nama aku Adira azzahra" - jawab Adira sambil mengulurkan tangan.
"Nama aku Ambar qatrunnada" - jawab Ambar sambil membalas uluran tangan Adira.
"Kenapa kok nggak ikut keluar sama temen-temen,disini kan sepi " -ambar
"Aku belum kenal sama temen-temen,masih canggung" - jawab Adira dengan senyum kecilnya.
"Yasudah ,ikut aku yuk ,tak ajak jalan" keliling pesantren mumpung belum ada kegiatan " - ajak Ambar
"Boleh " -jawab Adira dengan semangat.
Hay guys 😘 jangan lupa follow, komen yaa❤️ tolong bantu bilang ya kalau ada yang typo. Happy reading guys ❤️
YOU ARE READING
Jadilah Bulanku
Teen FictionMasuk ke kehidupan pesantren karena amanah dari almarhum sang ayah. Adira dengan rasa takut , namun tetap berusaha menjalaninya , walaupun berat baginya . Bagaimana tidak , menjadi santri bukanlah hal yang mudah , apapun serba ngantri ,apapun harus...
