1.

5 2 0
                                        

Brakk...

Suara itu lagi-lagi membuat ku bertanya,kenapa semua ini terjadi?kenapa dengan mereka?apa karna ku?

"Urus anak mu sendiri!"

"Itu anak mu juga mas hiks.."

"Anak saya?saya menginginkan anak perempuan!bukan seperti dia!"

Deg...

"Apakah aku anak yang tidak di inginkan?apa salah ku?"

Plakk..

"Pah!stop!" Ucap ku sambil menepis tangan papah

Ya aku sudah muak dengan semua ini

"Sudah berani kamu sama saya?!"

"Apa salah arka pah?apa?!"

Ya Nama gua Arka Narendra,gua adalah seorang anak yang tak diinginkan oleh papah ku sendiri

"Papah ga mau punya anak seperti kamu!papah menginginkan seorang putri yang sangat cantik"

"Jadi karna itu papah ga pernah suka sama aku?iya?!"

"Berani kamu hah?"

Dan plak

"Berhenti mas berhenti hiks…"ucap
mama

"Ma udah,arka lebih rela di tampar papah dari pada arka lihat mamah terluka"

"Halah udah pokoknya kamu urus anak kesayangan mu itu"ucap sang papah langsung langsung pergi meninggalkan mereka

"Nak, sekarang tinggal kita ber dua"ucap dengan nada terisak

"Mah,biar arka yang menjadi tulang punggung keluarga"

"Tapi nak kamu masih sekolah"

"Sekolah sambil kerja kan bisa mah, mama tenang aja"ucap arka kekeh

Mamanya hanya menatapnya dengan tatapan tak tega

"Mama tenang aja oke? selama ada arka hidup kita akan baik baik aja"

Dan mama pun mengangguk pasrah

*****

"Woy ka,diem² ae"ucap seseorang mengkagetkan arka yang sedang melamun

"Bngst lu" ucap arka sambil menonjok perut dika

Ya dia dika anaknya sangat jahil dan suka bikin semua orang kesal akan tingkahnya

"Wey kalem kalem,lagian lu kenape?sini curhat sama om" ucapnya dengan nada kek om² sembari merangkul arka

"Homo bngst,lepas" sambil melepas rangkulan dika

"Lu kenape dah?suka bet bengong"

"Gua?gpp wkwk" ucap arka sambil ketawa

"Sebenernya gua inget kejadian itu"batin arka

"Yakin?curhat ae sini" ucap dika meyakinkan

"Iya,udah sono balik ke kelas"

Ya mereka sekarang sedang di halaman belakang sekolah

"Ya lu juga bego,gua kesini nyariin lu dari tadi lama bet"

"Iya sorry dah,bu mar ga nyariin gua kan?"

"Gundul mu ga nyariin" ucap dika sambil nempeleng kepala arka

"Sakit anjir" ucapnya sambil memegang kepala

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 12, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Broken HomeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang