Mengagumi

11.1K 348 14
                                        

"Gila dia keren banget astagaaa!"

"Iya duh kalo aja dia mau pacaran ama gue, ck gak bakalan gua lepasin lagi dah"

"Duhhh Devanoooo!!! Astaga lu liat gak gimana dia masukkin bola ke ring basket tadi? Arghhh frustasi gue gara-gara dia terlalu ganteng"

Yah begitulah, hampir setiap pagi-pagi gadis-gadis berkumpul di halaman sekolah demi melihat si Most Wanted bermain basket.

Devano Admaja. Dia adalah siswa kelas 3 di SMA Gempita, salah satu sekolah swasta di kota Bandung.

Banyak yang mengidolakannya karena perawakannya yang tinggi semampai, putih, hidung mancung, alis lumayan tebal, bibir yang berwarna pink, jangan lupakan rambut yang layaknya oppa-oppa korea itu. Grrrr siapa coba yang tidak terpesona?

Termasuk si cupu Kanzellyna Asmoro. Gadis yang sebenarnya cantik ini tapi dia menutupi kecantikannya dengan menggunakan kacamata mins dan rambut yang selalu di kuncir kuda. Itu semua karna dia tidak terlalu suka berdandan dan apalah itu.

Sekarang dari kejauhan, Zelly sedang melihat Vano yang sedang istirahat bermain basket. Kenapa dari kejauhan? Padahal masih banyak tempat di halaman sekolah yang sangat luas itu.

Bagi siswa-siswi SMA Gempita, Zelly adalah wanita yang kampungan, norak, dan cupu. Mereka berfikir di zaman modern seperti ini masih ada wanita yang berpenampilan kuno seperti dia. Makanya banyak yang tidak ingin berdekatan dengannya, takut dikatakan kuno juga mungkin.

"Heh Zelly!" panggil sahabat Zelly yaitu Renita.

"E-eh iya Ren? Ada apa?"

"Ck, lu pasti liatin si most wanted itu kan?"

"Eng-enggak kok Ren, aku lagi pengen liat pemandangan di halaman sekolah aja"

Semua itu tidak bohong, karena memang di sekolah mereka itu halamannya sangat Indah kala di pandang.

"Zelly-zelly. Cukup sudah jadi penggemar rahasia Vano, gue tahu lu suka sama Vano dari zaman masih MOS. Lu gak capek apa suka diem-diem gini?"

"Huft! Ren, harusnya kamu tahu dan ngerti. Aku ini cuman setitik debu yang gak bisa Vano liat. Aku cupu, sedangkan mereka..." tunjuk Zelly kepada kerumunan gadis-gadis yang sedang mengagumi Vano.

"....sedangkan mereka itu modis, cantik, bisa mempercantik diri. Aku sadar diri Ren, cukup bagi ku mengamati dia dari jauh, dan aku sudah terlanjur nyaman sebagai penggemar rahasianya" ucap Zelly sambil tersenyum di akhir kalimatnya.

"Zel? Ah yaudahlah dari pada mellow-mellowan gini, mendingan kita ke kantin, jamkos kita udah berakhir dan mari kita makannnn yeayyyy!"

"Hahaha kamu tuh Ren, giliran makan aja cepet dan semangat"

"Iyalah, lu tau? Orang kaya gue ini juga butuh asupan makanan yang enak dong."

"Yaudah ayok. Kamu traktir ya?" tawar Zelly yang sebenarnya hanya candaan.

"Slow hari ini gue bakalan traktir sahabat gua dari orok ini hehehe, yok ah"

---------

Hallo, ini cerita ke-2 aku. Kali ini ceritanya bertolak belakang jauhhh banget dari cerita aku sebelumnya.  Semoga kalian suka😘

Jangan lupa FOLLOW, VOTE dan KOMEN ya. Kalau kalian suka dan pengen tahu kelanjutan ceritanya, silahkan tambahkan ke reading list kalian yoooo. Cerita akan aku lanjutkan jika vote mencapai 50+ vote ya hehehe. Lup:*

29 Desember 2018

Copyright©2018

-B4nnan4

SI CUPUStories to obsess over. Discover now