PROLOG

8 0 0
                                        

Jika tidak mampu menepati mengapa harus kamu beri aku janji?

- JANETA ANESIA TAHTA-

Bacanya sambil dengerin lagunya Charlie Puth – How Long, biar makin baper wkwk. Jangan lupa vote dan bintangnya ya gaess. Enjoy!

-----

"Maaf, aku udah nggak bisa ngelanjutin hubungan ini".

Duarrrrr

Bagaikan tersambar petir disiang bolong, kata kata yang nggak pernah sekalipun gue bayangin bakal terdengar di kuping gue.

"t..tapi.. Apa salahku?". Bahkan mulut gue mendadak bergetar dan terbata saat menanyakan alasannya. Gue genggam tangannya yang bebas diatas meja, hangatnya masih sama seperti dulu. Evan kini berpaling menatap gue, menarik nafas panjang...
"kamu nggak salah, aku yang salah".

"kasih tau aku kesalahan apa yang kamu lakukan. Apa kamu selingkuh Evan?". Tuntut gue dengan mata yang mulai berkaca kaca.

Gue lihat wajah Evan baik baik, dia menatap gue dengan raut wajah yang terlihat gelisah.
"maaf.. Aku sayang kamu, tapi dia lebih butuh aku. Dia.. Dia mengandung anakku ta"
"A..ppaa.. Me-mengandung? Kenapa kamu tega ngehancurin perasaanku kayak gini, kenapa!!!"

Rasanya air mata gue udah nggak bisa terbendung lagi, sakit, sesak, gue seperti kehabisan oksigen di dalam gua dan pusing yang tiba-tiba menyerang kepala gue.

Tanpa bisa gue cegah air mata gue terus mengalir dengan sendirinya. Gue ngerasain seseorang memeluk gue erat, ya gue tau itu Evan-Si brengsek- yang barusan mutusin gue karena udah nidurin perempuan lain dibelakang gue.

Gue meronta, memukul Evan dengan membabi buta meluapkan semua kekesalan dan emosi yang gue rasain setelah mendengar fakta gila yang barusan gue terima. Sumpah gue benci Evandra Bagaskara - AMAT SANGAT BENCI!!!!

Tanpa peduli dengan pukulan gue Evan semakin mengeratkan pelukannya. Hangat. Pelukan ini yang paling gue suka dari Evan, ah rasanya semua yang ada di dalam diri Evan gue suka, tapi itu DULU- sebelum gue dengar pengakuan gila ini.
"maaf... Maaf.." mohonnya berulangkali. Gue lepas pelukannya dan menghapus kasar air mata yang masih netes di pipi gue.
"jadi kamu lebih milih jalang itu daripada aku Evan? Iya? Mana janji kamu  setia sampai mati, mana janji kamu yang bakal datengin orang tua aku buat melamar? Mana janji kamu Evan, MANA!!! Kamu tega ngehancurin aku kayak gini, kamu tega selingkuhin aku dengan jalang itu hah..." nafasku memburu memaki dan teriak didepan Evan laki laki yang sangat gue cintai ini.

Plakkkk

Tiba tiba Evan nampar pipi gue, NAMPAR GUE!!!! Rasanya panas dan sakitnya menusuk sampai di dalam dada gue.

"jangan pernah kamu sebut Wulan dengan sebutan jalang. Ini salahku bukan salah dia".

Entah setan dari mana yang merasuki Evan, dia yang selama ini gue kenal sangat baik dan lembut tiba tiba menamparku dengan sangat keras dan meneriakiku hanya demi membela si jalang- Wulan- itu.
"kamu nampar aku? Demi perempuan itu?". Gue pegang pipi kanan yang ditampar oleh Evan, mata gue kembali panas, dada gue semakin sesak, dan lagi lagi air mata gue jatuh dengan derasnya.
"Ta.. Aku, aku nggak bermaksud.." gue angkat tangan kiri ke udara agar Evan diam, gue menutup mata sebentar dan menarik nafas dalam-dalam.

"O-oke, mulai sekarang kita putus. Jangan pernah lo dateng dihadapan gue lagi, sampai kapanpun gue bakal benci lo BRENGSEK, selamanya gue BENCI!!!".

Cepat cepat gue ambil tas dan hp di meja sebelum berlari ninggalin Evan yang berdiri mematung, entah kaget dengan makian yang gue ucapin, atau menyesal karena udah nampar gue. Masih gue dengar Evan teriak meminta maaf padaku, tanpa mempedulikannya lagi gue lari semakin cepat dan memberhentikan taksi dengan asal.

Persetan dengan maafmu Evan, mulai sekarang dan selamanya gue JANETA ANESIA TAHTA bersumpah menulis nama EVANDRA BAGASKARA menjadi bagian terburuk dalam sejarah hidup gue, lihat aja gue bakal bikin lo nyesel karena udah milih jalang itu dari pada gue. Evan brengsek!!!

-----------

Hai semua, ini adalah karya pertamaku semoga nggak bikin kecewa ya. Sebenarnya cerita ini udah lama bersarang di draft ku, cuma ya gitu mau publish tapi masih ragu. Tolong dimaklumi ya kalau masih jelek karena aku masih baru banget dalam dunia tulis menulis.

P.s. plis tandai kalo ada typo :)

See you next capter gaess :*

SORGLEGTStories to obsess over. Discover now