Hari ini adalah hari pertama dia masuk sekolh ke SMA Fabulous Bangsa, setelah melewati libur panjang.
Kringg...
Alarm pun berbunyi yang membuat Bunga segera bangun.
Alaram yang menunjukkan pukul 05.30 WIB.
“hoaaahh…” sambil mengucek – ngucek matanya.
Dia bergegas solat, mandi, dan berpakaian rapih tidak lupa membereskan kamar.
Setelah semua rapih, dia segera keluar dan turun kebawah untuk sarapan pagi.
Disana sudah ada ibu dan adeknya yang sudah ada dimeja makan. Segera ia menyusul untuk makan bersama.
Setelah sarapan selesai, ia segera berangkat ke sekolah. Ia pun berpamitan dengan ibunya
Langsung dia menuju kedalam mobil dan menginjakkan gasnya dengan cepat agar tidak telat.
Sampai disekolah, segera ia memarkirkan mobilnya dan turun dari mobil sambil melihat jam ditangannya yang menunjukkan pukul 07.00 tepat.
"huuh untung gk telat" gumamnya.
Dia pun segera ke kelas, disana dia bertemu dengan kedua sahabatnya yang
udah lama gk ketemu dan teman teman lainya.
Caroline atau olin yang asik mengobrol dengan Karin langsung menyapa sahabatnya itu.
“hai Bungaaa..” sambil memeluk hangat sahabatnya diikuti juga dengan Karin.
"apa kabar kalian?? Dah lama ya kita gak ketemu niehh” bunga pun membuka obrolan pagi. “baik ko baikkk” jawab Olin.
"ohya Bunga oleh-oleh untuk kita berdua gak lupa kan??” Tanya Karin. Ucapannya itu membuat Bunga dan Olin langsung teringat.
Dengan sengaja Bunga memasang muka kayak orang yang lupa sesuatu. “Bunga mah gitu masa oleh-oleh untuk kita berdua aja lupa” sahut Olin sedikit kecewa.
“gimana nanti kalo udah punya pacar lin ya, lupa juga gak ya dia kalo dah punya pacar” ucap Karin ke Olin.
Bunga pun ketawa ngakak karna sudah berhasil mengerjai kedua sahabtnya itu. Kedua sahabatnya bingung karna tingkah laku sahabatnya itu.
Tidak lama mereka pun tahu kalo udh dikerjai oleh sahabatnya.
“untung sahabat kalo gak, hmm… mungkin dah gw gibing-gibeng lo ya” kata Olin yang bikin mereka berdua ketawa.
“hehe sorry kali Lin, gitu aja kesel ya gak Rin” kata Bunga dengan sedikit menggoda Olin. Karin pun menyetujuinya.
Setelah berbincang lama dan ketawa lama, bel pun berbunyi untuk upacara.
Bunga, Olin, dan Karin pada turun kebawah untuk mengikuti upacara.
Di barisan itu tiba-tiba Bunga melihat cowo ganteng yang belum pernah dia liat. Dan kebetulan pula cowo tersebut juga melihat bunga. Mata mereka saling bertemu.
Bunga pun langsung mengalihkan pandangan ke lapangan tidak menghiraukannya.
Selang beberaa waktu, upacra pun selesai, semua murid langsung berkeliaran untuk masuk kedalam kelas.
Dikelas, Bunga pun langsung membagikan oleh - oleh kepada teman- temannya satu per satu, kecuali Olin dan Karin.
Mereka dibelikan sesuai keinginan mereka.
Semua pun langsung bilang makasih kepada Bunga. Dan tidak lama kemudian guru pun dateng sambil memperkenalkan diri sekaligus menjadi wali kelas mereka.
Selesai memperkenalkan, Bu Nadia pun memanggil seseorang yang diluar itu. Cowo tersebut masuk kedalam kelas,
Seisi kelas pun langsung riuh berbisik-bisik, terutama cewe.
Cowo tersebut langsung memperkenalkan diri.
“haloo gaes, gw Andreanatha Arfi Pramajaya S. Lorang bisa panggil gw Andre. Gw pindahan dari Bandung
Selesai Andre memperkenalkan diri, Bunga yang tidak memperhatikannya, tiba tiba dia langsung lihat kedepan dan langsung mengenali muka cowo tersebut.
Dia yang ada dilapangan, dia yang tadi matanya saling berhadapan, ternyata cowo itu Andre yang bakal satu kelas dan satu meja dengannya.
Dan cowo tersebut pun juga mengenali muka cewe tersebut.
”bukannya dia yang tadi dilapangan , dia juga tadi mata gw saling bertemu pandang dan dia juga bakal satu kelas sm gw” gumamnya.
"baiklah semua udah jelas, Andre silahka kamu duduk disamping Bunga” suruh Bu Nadia yang membuyarkan lamunan mereka berdua.
“ternyata nama cewe itu Bunga” gumamnya sambil mengangguk paham.
" bunga? is a good name" ucapnya dalam hati.
**
Hari ini pulang cepet karna baru sehari masuk sekolah. Kegiatan cuman membagikan jadwal maple, jadwal piket dan struktur kelas.
Bunga dan kedua sahabtnya sedang menuju ke halaman parker mobil.
“kenapa yang harus jadi wakilnya gw, dan kenapa juga cowo tadi itu harus nunjuk gw jadi wakil dia” dercak Bunga.
“cowo mana?” Tanya Olin yng berpikir sejenak dan melanjutkannya lagi. “oawalh si cogan Andre” sambung Olin senyum.
“iyalah siapa lagi coba” sahut Bunga kesel.
“emang kenapa si Bung… bukannya lo seneng karna bisa jadi wakil sama cogan kek Andre” ucap Karin.
“ganteng?? Idih ganteng dari mana coba” katanya sambil mengendikkan bahu.
"aduh Bungaaa bunga, mata lo itu rusak atau gimana sih. Jelas jelas ganteng gitu masa dibilang jelek coba” jawab Olin yang disetujui oleh Karin.
“terserah lorang ajalh. Intinya gw lgi kesel, kenapa gw harus jadi wakilnya dan dia harus jadi ketua, pdahal dia kan anak baru” ucapnya sambil kebingungan.
“yaudah lah Bung, biarin aja. Semua juga udah lewat mau dibantah juga gk bisa. Terima ajalah sebagai wakil” ucap Karin yang membuat Bunga pasrah dan terima kenyataan.
Sampai diparkiran mobil, mereka langsung masuk kedalam mobil dan segera pulang ke rumah Bunga.
--happyy enjoy for reading guys:)--
YOU ARE READING
A Naughty Boy
Teen FictionAndreantha Arfi Pramajaya S cowo yg dikenal sangat nakal dan murid pindahan ke SMA Fabulous Bangsa. Diapun dipertemukan oleh seorang cewe cantik, baik, dan penyabar yaitu Bunga. Akankah ia akan berubah atau tetap menjadi anak yang nakal? Dan apakah...
