Apa kabar kau yang disana?
Kuharap kau baik-baik saja
Angin malam membangunkan tidurku
Ditengah rasa rinduku padamu
Tetes rindu yang jatuh tanpa henti
Harus kutahan dengan ketetapan hati
Hanya doa yang terucap silih berganti
Di dalam malam sunyi tak berarti
Aku selalu memendam perasaan ini
Perasaan yang tertuju padamu
Mungkinkah ini Cinta?
Tapi ku selalu bertahan pada ketetapannya
Cinta yang hakiki tak kan menunjukkan pada suatu kesalahan, melainkan menuju pada sebuah kesabaran
Sabar dalam penantian,
Itulah caraku mencintaimu
Aku takut,
Takut bila kau bukan jodohku
Aku gelisah,
Gelisah akan penantian yang tak kunjung berujung
Batinku bertanya pada ragaku,
Kenapa tak ku bongkar kotak itu?
Kotak tentangmu yang begitu dalam di hati
Saat akan ku buka,
Hatiku menolak untuk menerima
Sesaat, pergelutan terjadi dalam diri
Ketika hatiku tak sanggup lagi,
Imanku datang untuk menasehati
Malam penuh bintang tak terhindari
Menggambarkan kerinduan mendalam akanmu
Bukan satu, dua, ataupun tiga
Tetapi beribu-ribu rindu telah kupendam dalam
Aku berharap pada Allah,
Ketika nanti matahari terbit menyinari
Engkaulah yang telah ku tunggu selama ini
Dalam penantian hati yang tak kunjung henti
7 Agustus 2018
Dimana saat diriku
merindukanmu
ESTÁS LEYENDO
Senja Dalam Hati
PoesíaSenja mengajarkan keindahan mengukir kenangan membuat hati merindu dalam senyuman terlukis kebahagian tiada tandingan.
