<3

7 1 0
                                        


Awal mula kita bertemu?

Empat tahun lalu di kelas Bahasa Inggris. Kamu duduk di bangku urutan ke dua dari depan, mengenakan kaos coklat, celana jeans, tas selempang, dan sepatu Converse dekil warna coklat. Aku duduk dibangku ke empat dari belakang, mengenakan kaos cream garis coklat, tas ransel.

Punggungmu yang tidak begitu lebar begitu menarik hatiku saat pertama kali kita bertemu. Lucunya, bahkan aku tidak tau bagaimana wajahmu dan namamu, tapi pada saat itu juga hatiku berteriak kalau aku suka kamu.

Aku bilang pada temanku saat itu juga kalau kamu tampan. Aneh bukan? Jelas-jelas melihat wajahmu pun aku belum. Lucunya lagi, temanku mengajakku taruhan saat kamu beranjak dari kelas untuk ke kamar mandi sambil berjalan menunduk. Temanku bilang jika kamu masuk kelas kemudian kamu menatapku, artinya kamu suka aku, tapi kalau kamu menatap temanku, maka kamu suka temanku. Oh, konyol! Tapi karena aku penasaran aku menurutinya!

Dadaku berdebar keras menanti hasil taruhan!

Pintu kelas terbuka!

Kepalaku dengan cepat bergerak mengarah ke pintu, tapi kamu masih menunduk di depan pintu sambil membuka pintu untuk terbuka lebih lebar. Ah, jantungku berbdebar sangat keras menunggu kamu untuk menegakan kepalamu. Tahu, sejujurnya aku lebih penasaran dengan wajahmu karena kamu selalu menunduk. Jantungku berdebar berkali-kali lipat ketika aku melihatmu mulai melangkah dan menegakan kepalamu, lalu pandangan kita bertemu. Aku melihat wajahmu! Oh, bagian terpentingnya, kamu melihatku! Kamu melihatku sambil berjalan ke tempat dudukmu. Rasanya, jantungku ingin meledak!

Temanku terkikik geli kemudian mengejekku! Katanya, wajahku terlihat bodoh. Aku tidak menghiraukannya, aku menghadap temanku dan berkata padanya kalau aku memenangkan taruhannya. Ia tertawa geli! Katanya aku terlalu polos, Ia bilang melihat belum tentu suka, bisa saja kamu melihatku karena aku aneh. Aku tidak peduli! Saat itu aku hanya berfikir kamu suka aku dan aku suka kamu.

Bagian terpentingnya, tidak hanya punggungmu yang menarik, tapi wajahmu juga menarik! Hari itu, hari Sabtu pagi, tepat seminggu kita menjadi seorang mahasiswa, aku mendeklarasikan pada diriku kalau aku suka kamu!

YOUWhere stories live. Discover now