Tentang seseorang, yang Mengajarkan Bagaimana Caranya Melepaskan
Teruntuk kamu yang nantinya membaca ini, aku tak ingin kamu beranggapan bahwa aku menulis ini karena aku ingin memintamu untuk akhirnya memilihku. Aku sadar aku tak bisa memaksakan kehendak seseorang. Aku sadar bahwa seseorang berhak untuk memilih. Yang perlu kamu tahu bahwa aku menulis ini, karena hari ini tiba-tiba saja aku begitu merindukanmu.
Tentang melepaskan, adakah yang lebih sakit dari melepaskan? Apalagi aku yang sudah terlalu besar berekspektasi dan pada akhirnya apa yang aku ekspektasikan tidak sejalan dengan apa yang terjadi. Sakit memang. Sedih pasti. Tapi aku tak pernah menyesali semua itu. Aku tak pernah protes. Karena aku tahu Tuhan tak sejahat itu. Dia tak mungkin mengambil sesuatu, kecuali menggantinya dengan yang lebih baik.
aku sudah sangat suka dengan apa yang ada padamu dari awal kita dekat sekali
Kalau bukan karena kejadian itu, mungkin kita tidak akan bertemu sampai saat ini. Aku masih ingat betul awal dekat kita dulu
Kamu pun mulai membuka topik chat dengan menanyakan beberapa pertanyaan yang menurut ku sih gak penting banget tapi semakin lama semakin asyik dimana kamu membubuhi pembicaraan dengan topik yang lucu mengundang gelak tawa Lalu setelahnya kamu mulai menceritakan satu demi satu tentang siapa dirimu sebenarnya. Entah kenapa aku tak hentinya tersenyum senyum gak jelas gitu disaat notifikasi pesan darimu terus masuk ke layar handphoneku , saat kamu sedang asyiknya bercerita. Seperti ada sebuh atmosfer yang menarikku untuk terus ingin tau tentang siapa dirimu sebenarnya,aku ingin seperti apa orang yang sangat kusayang saat ini . 😂 Kau tau ??
saat kita bertemu di sekolah dan memulai untuk berinteraksi dan berbicara face to face Aku ingin memberitahukan bahwa Aku suka nada bicaramu, Aku suka caramu berkata. Aku suka semua yang ada padamu sejak detik itu.
semua kedekatan ini semakin membuatku merasa nyaman ,aku ingin terus bersama mu
Sejak saat kamu membuatku merasa nyaman, meski itu hanya sekedar pesan pesan singkat yang kamu kirim lewat ponselmu. Aku bahagia bisa mengenalmu lebih dekat. . Kehadiranmu membuatku merasa berbeda. Entah kenapa aku ingin selalu bersamamu. Mungkinkah aku sudah benar-benar jatuh cinta?
Lambat laun kita semakin dekat, dan kamu selalu saja memberitahukan jadwal kegiatan mu sehari sehari dan selalu saja menceritakan kisah konyolmu dengan teman temanmu padaku
Munculah berbagai macam pertanyaan. Mungkinkah aku orang yang kamu anggap dekat itu? Mungkinkah pada akhirnya kamu akan memilihku untuk menjadi sosok yang pantas mengisi kekosonganmu? Entahlah, aku hanya bisa berharap semoga semua itu benar. Semoga memang akulah yang pantas.
dan ternyata akulah yang berimajinasi terlalu hebat
Waktu terus berputar. Aku masih diam di sini, dan bertanya tanya dalam hatiku tentang Sosokmu yang tak dapat kuterka lama-lama membuatku pupus. Terkadang kamu membuatku merasa menjadi nomor satu. Terkadang juga kamu membuatku merasa seperti terlupakan.
Aku ingin kamu mengerti bahwa ada perasaan lain yang aku rasakan terhadapmu. Perasaan yang lebih besar dari sekedar temanmu . Aku ingin menjadi seseorang yang selalu kamu prioritaskan. Aku ingin jadi yang selalu dapat kamu genggam. Sialnya, aku berimajinasi terlalu hebat. Karena sepertinya kamu tidak sedikitpun merasakan setiap isyarat yang aku berikan.
mengapa tak kau utarakan saja dari awal lagi agar aku tidak perlu merasa kan semua ini ,
Sebenarnya utarakan saja jika memang bukan aku. Utarakan bila semua yang aku rasakan selama ini salah. Bahwa benar jika aku bukanlah yang kamu anggap spesial. Supaya kita tidak sampai sejauh ini. Supaya aku tidak perlu merasakan pahitnya berharap dalam ketidakpastian.
Percayalah, aku tidak akan pernah sedikitpun membencimu. Karena darimu aku belajar tentang bagaimana cara melupakan, tentang bagaimana cara mengikhlaskan apa yang bukan untuk kita. Satu hal yang dapat aku petik, bahwa jangan terlalu cepat menyimpulkan sesuatu. Karena terkadang apa yang kamu pikirkan tidak sejalan dengan apa yang Tuhan beri. Kini aku benar-benar akan belajar melepaskanmu.
Melepaskanmu bersama seseorang yang kini sedang kugenggam tangannya, seseorang yang sangat paham betul dengan arti semua perhatianku. Seseorang yang tidak membiarkanku menunggu sendirian dalam ketidakpastian. Seseorang yang membuatku selalu merasa diprioritaskan. Selamat jalan. Terima kasih sudah hadir. Semoga nantinya kamu juga akan dapat berlabuh; pada hati yang kamu anggap tepat.
Dari seseorang, yang pernah berharap kamu nomor satukan.
Jangan lupa vote ya guys
Dan kasih BINTANG NYA
#melepaskan
#ekspektasi
#about you
YOU ARE READING
imagination
Short Storytentang Seseorang yang membuatku terlalu jauh berimajinasi,. Seseorang yang tidak membiarkanku menunggu sendirian dalam ketidakpastian. Seseorang yang membuatku begitu SEMPURNA DAN BERHARGA dan tentang seseorang yang pertama membuat ku begitu laru...
