"Apa Mama benar aku harus kuliah disana?", Tanya Vanessa.
"Iya Nak, kamu kuliah yang benar ya. Mama disini masih kan mencari uang, setiap bulan akan Mama transfer ke rekening kamu", jelas Mama.
"Tapi aku kesana naik apa? Itu jangan banget Ma, aku ga bisa jauh dari Mama", kata Vanessa.
"Nak, tenang aja. Kamu disana jaga diri baik-baik ya", kata Mama.
"Yaudah kalau gitu, aku minta doa dari Mama", ucap Vanessa.
Gadis itu memasuki semua pakaiannya ke koper. Mulai dari baju, jaket, celana, barang prioritas, sepatu, dan lain-lainnya, semua dibawa.
"Ini, Mama udah pesenin kamu tiket pesawat. Hati-hati ya Nak, semoga kamu menjadi seorang gadis yang sukses", pesan Mama.
"Iyah Ma, aku pamit. Doain Nessa ya ma, jaga diri Mama baik-baik", balas Vanessa.
********
Kini Vanessa menginjakkan kakinya di Pulau Dewata.
Ia menarik kopernya, membawanya ke luar dari Bandara Internasional. Lalu mencari kendaraan yang bisa membawanya ke sebuah tempat tinggal.
"Apa aku pesen g*** car aja kali ya", ucapnya.
(Ting!)
Rupanya ia mendapat driver dengan cepat.
Message
Driver
Posisi dimana ya mba?
Saya di pintu keluar Timur
Mba nya pake baju apa?
Saya pake kaos kuning jaket Levis ya
Mobil nya warna apa ya?
Putih mba
Oke
Sambil Vanessa menunggu driver itu, ia menyangkutkan earphone ke telinga dan mendengarkan lagu yang ada di ponselnya.
Tiba-tiba mobil putih melintas di depan gadis itu, dan segera ia memberhentikan mobil itu.
Vanessa pun masuk ke dalam mobil bersama koper dan tas miliknya. Disepanjang perjalanan ia menikmati pemandangan disekitaran Bandara Internasional itu.
"Maaf pa, ini beneran di Bali kan?", Tanya Vanessa.
"Iya mba, kenapa ya?", Kata supir.
"Kok udah beda ya? Waktu itu saya kesini belom ada yang kaya gini-ginian", jawab Vanessa.
"Iya mba, ini dibuat agar supaya tidak macet. Dan syukur, ternyata benar-benar mengurangi kemacetan dan banyak wisatawan yang menyukai pemandangan ini", jelas supir.
"Ooh gitu", balas Vanessa.
30 menit diperjalanan.
Saat sampai di sebuah hotel, Vanessa disambut baik oleh orang sana.
"Ini namanya Hotel Made Bali", kata supir.
"Tapi kaya kos-kosan ya", ujar Vanessa.
"Design nya memang untuk anak muda mba, kalau begitu saya permisi dulu", kata supir.
"Ohiya pak, ini uangnya... Kembaliannya buat bapa aja. Makasih ya pak", ucap Vanessa.
"Wahh terimakasih juga mba", kata supir.
********
Malam yang dingin disebuah kamar yang besar. Vanessa bermaksud untuk membeli makan diluar sekalian mencari mesin tarik tunai.
"Wahh... Ga nyangka bakal bisa kesini", ucap Vanessa.
Ia mengambil gambar lewat ponselnya, mengirim ke Mama tercinta.
Line.
Mama : Wahh bagus
Mama : Kamu disana jaga diri ya
Vanessa : Iya Ma tenang aja
Mama : Kamu sampe disana jam berapa?
Vanessa : jam 03.00 WITA
Mama : Berarti jam 02.00 WIB ya
Vanessa : Iya Ma.
Vanessa : Aku makan malem dulu Ma. Mama jangan lupa makan ya :)
Mama : Iya sayang, hati-hati ya
Vanessa : Iya Ma :)
Read
Hi gaes :).
Udah lama banget gua kaga bikin cerita :v
Rindu rasanya haha *dilan kali ah rindu itu berat wkwk
Sorry gaes kalo ceritanya masih absurd, karna gua udah ngebet bngt balik bikin cerita lagi ahaide :v. Jadi gua bikin yg seadanya yg ada di otak + di benak gua :v.
Sekian dari bacotan unfaedah gue, thank you :) ❤️
YOU ARE READING
Love Warning ⚠️
Teen Fiction*Humor Receh* Kenapa abis B itu C? Karena dari rasa benci bisa menjadi cinta *ahaide :v
