Saat itu jam nenunjukkan pukul 10 pagi, matahari bersinar cukup terik seakan tak sabar menyebarkan cahaya seutuhnya. Sepasang suami istri John dan Della bersantai di rumah. Della dengan seorang putri didalam perutnya, duduk di sofa ruang tamu sambil menikmati acara televisi saat itu. Sedangkan John duduk di bilik rumah dengan sebuah majalah di tangannya. Sesekali ia memasukkan kue kering di sampingnya ke mulut.
Ketika sedang menikmati manisnya kue kering di mulutnya, John dikejutkan oleh jeritan dari dalam rumah. Ia segera meletakkan majalah yang dipegangnya ke atas meja kecil disampingnya dan segera beranjak masuk ke dalam rumah. Sesuai dugaannya, Della mengalami kontraksi dan akan melahirkan putri yang mereka nantikan. John yang saat itu memang sedang cuti kantor untuk mengantisipasi hal ini, segera menggendong Della masuk ke dalam mobil. Dengan perasaan khawatir bercampur senang John melajukan mobil ke rumah sakit yang kebetulan berlokasi di seberang perumahan mereka.
Sesampainya mereka di UGD rumah sakit, Della segera dibawa menuju ruang bersalin. Della merasakan bayi yang selama 9 bulan terakhir ada di dalam perutnya akan segera keluar. John menunggu di luar ruangan dengan perasaan tak keruan. Ia gugup, takut dan senang karena putri pertamanya akan segera lahir. Tak lama kemudian dokter keluar dari ruang bersalin dan menghampiri John "Selamat ya pak, putrinya lahir dengan selamat. Istrinya juga selamat". Mendengar kabar gembira itu, hati John melonjak bahagia. Meski sebelumnya telah mengetahui akan sangat bahagia, ia tak menyangka bahwa perasaan bahagia itu melebihi dugaannya.
YOU ARE READING
Story of My Life
Non-Fiction"Tokoh utama dalam cerita hidupmu adalah dirimu sendiri". Aku meyakini kalimat itu dan menjadikannya pedoman hidupku selama ini. Hidup yang menyakitkan namun menyenangkan, menderita namun berharga. Setiap momen dalam hidupku tak akan pernah kulupaka...
