POSITIVE...

2K 105 19
                                        

PLAKK

Tamparan keras diterima namja yang berstatus sebagai kapten basket itu tepat di tengah keramaian para siswa.
Namja bernama Park Chanyeol itu mendongak untuk melihat siapa pelaku yang menamparnya, dan sontak saja mata nya bersinar nyalang saat bersitatap dengan mata yeoja yang menampar nya.

"Kau bajingan!!!" Teriak yeoja tersebut tepat beberapa cm dari wajah Chanyeol. Yeoja bernama Kang Seulgi itu meludahi wajah nya dan air liurnya tepat mengenai pipi namja itu.

"Apa maksudmu hah?" Marah Chanyeol pada yeoja itu.

"Aku hamil jerk!" Teriak yeoja bernama Seulgi itu tepat didepan Chanyeol, tak ayal membuat rahang Chanyeol mengeras seketika dan mulai terdengar bisikan bisikan antusias para siswa yang menonton mereka.

"Hamil? So?" Tanggap Chanyeol dengan tampang tidak peduli, karena sejujurnya namja dingin itu tidak tahu apa yang yeoja itu bicarakan.

"Aku hamil. Anakmu Ashole!" Teriak Seulgi lebih histeris. Kali ini Chanyeol memasang mimik dinginnya.

"Anakku? Oh" Tanggap Chanyeol lagi dengan cuek, namun tatapan tajam nya mengarah serius kearah Seulgi, membunuh atmosfer disekitar mereka.

"Shit your motherfucker bitch!!" Umpat Seulgi, kembali ia meludahi wajah Chanyeol, kali ini mengenai bibirnya yang seksi.
Diluar dugaan Chanyeol malah menjilat bibirnya yang terdapat air liur Seulgi dengan sensual. Semua siswa namja yang melihat hal itu bersorak namun siswi yeoja menunjukan berbagai tanggapan, ada yang iri, membicarakan seulgi, bahkan mengejek Seulgi. Seulgi tampak cuek, ia tahu peristiwa pagi ini akan menjadi bencana untuknya terutama dikalangan para yeoja. Itu sebabnya ia tidak mengambil pusing,  ia hanya ingin menyelesaikan masalah nya dengan Chanyeol.

"Benar benar menjijikan. Seperti dirimu" Ucap Seulgi pada Chanyeol, kali ini nada mencela terpampang jelas di kalimatnya.

Chanyeol sontak menarik wajah yeoja tersebut dan melumat bibirnya dengan keras. Seulgi yang notabene adalah hoobae Chanyeol seketika memberontak saat namja tinggi itu mencium nya kasar.

Bisik bisik di area lapangan itu seketika berubah ricuh akibat sorak sorakan para siswa yang menyoraki aksi Chanyeol yang mencium Seulgi dengan kasar dan tiba tiba.

"Lepaskan aku brengsek" Ucap Seulgi di sela sela ciuman chanyeol.

"Ani" Balas Chanyeol yang semakin melumat bibir Seulgi. Seulgi bergerak ingin menjauhkan diri namun Chanyeol yang menyadari pergerakan nya, segera menakup bokong seulgi dan semakin merapatkan nya pada dirinya, tak ayal sorak sorakan para siswa semakin menggila.

"Mr.Park"
Tiba tiba sebuah suara menginterupsi kegiatan mereka.
Seorang yeoja berwajah cantik tampak berdiri dibelakang Seulgi.

"Mr. Park. Aku bertanya kepada mu. Apa yang yeoja ini lakukan sehingga kau mencium nya" Ucap yeoja itu.

"Dia mengatakan bahwa aku menghamili nya Wendy" Ucap Chanyeol sambil menatap Seulgi sinis.

"Hahaha....kau...kau bilang apa? Chanyeol Oppa menghamilimu?" Kata Wendy dengan tawa keras disela sela kalimat nya.

"Yes"

Satu kata. Satu kata yang diucapkan Seulgi dengan lantang seakan menjadi belati yang ditusukan langsung ke ulu hati Wendy. Wendy yang sebelumnya tertawa, wajahnya dingin seketika.

Wendy mengepalkan tangannya seraya menatap Seulgi. Kini netra hitamnya seperti hendak menusuk netra karamel Seulgi.

Joy salah satu yeoja yang notabene teman Wendy, segera memegang tangan Wendy guna mencegahnya melakukan sesuatu pada Seulgi.
Wendy diam dalam tatapan dinginnya. Giginya bergemelutuk menandakan ia sedang menahan gelak amarah saat ini.

Everything Has Changed(ChanSeul)Unde poveștirile trăiesc. Descoperă acum