1.00 pm

278 13 2
                                        

Aku tidak mengerti, apakah reaksiku ini adalah reaksi yang benar?

19.00

Kalau ada hari dimana aku merasa paling menyesal, maka hari ini mungkin saatnya. 

19.55

Hal paling berat dari maju seribu langkah adalah memulai 1 langkah. 

Satu langkah itu ternyata hanya satu kali memijit tombol telphon. 

Aku akan pergi. 

21.10

Tangis kami, Aku ibuku dan ibunya, pecah di telephon. 

.

Dan aku masih tidak mengerti, apakah reaksiku benar?

.

Allah SWT selalu punya cara terbaik, jalan terbaik, dan tujuan terbaik untuk umatnya. 

Hari ini, pukul 1 siang salah satu tabirnya Dia ungkap. 

Jodoh & kematian adalah dua hal yang pasti. 

Almarhum Ilman bertemu dengan kematiannya lebih dulu baru jodohnya (re : bidadari)

Almarhum Ilman bertemu dengan kematiannya lebih dulu baru jodohnya (re : bidadari)

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

.

.

*Halo, Saya Sophia Nerissa. 

Terimakasih sudah membaca opening Isi Kepala : Wanita. 

 Maaf ya nulisnya berantakan dan pendek-pendek karena memang sesuai mood. Jujur aku nulis untuk menyembuhkan luka. Mudah-mudahan pas nambahin tag  "Tamat" di akhir nanti aku udah sembuh 100%.

Cerita ini ditulis untuk menjawab pertanyaan dan keraguan Ilman di Isi Kepala : Pria. Belum Baca? check project saya ya. 

Oh ia, dan karena Isi Kepala : Pria sudah tamat jadi saya memulai dengan akhir cerita, kedepannya alurnya akan maju mundur jadi bersiap bingung ^^ *

Isi kepala : Wanita [Tamat] Stories to obsess over. Discover now