Namaku Reyva, gadis polos yang baru bersekolah di SMA 45 merdeka surabaya yang kebetulan masuk kelas sepuluh Kimia 2. Entah bagaimana aku memulainya, dengan suasana baru, teman baru, bahkan bertemu guru yang bermacam karakter.
Aku tinggal di sudut kota yang begitu ramai dengan lingkungan yang ramah tepatnya di Jl. Kenanga 04. Aku tinggal bersama Ayah, Ibu, dan Adik perempuanku. Aku baru saja pindah dari Bogor karna pekerjaan ayah yang memungkinkan keluargaku pindah ke surabaya. Jarang aku menghabiskan waktu bersama ayah, karena pekerjaannya yang sibuk. Sering kali beliau pulang larut malam dan itupun dirumah beliau melanjutkan pekerjaannya itu. Akan tetapi, ayah selalu meluangkan waktunya bermain bersamaku dan adekku ke mall atau hanya sekedar bermain di taman.
* * *
Lani, gadis kecil yang dibilang mirip denganku. Dia adalah adekku yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (Smp). Dia menjadi adek sekaligus teman bagiku, tak jarang aku mengajaknya keluar. Lani anak yang terbilang diam dan tidak terbuka kepadaku maupun ibuku. Jarang dia bercerita tentang masalah yang di hadapinya.
Aku dan keluargaku termasuk orang baru disini yang jarang bermain di sekitar kompleks rumah, bahkan aku hanya bermain dirumah bersama ibu dan adikku, kadang aku juga bermain gitar sambil bernyanyi, tak jarang aku mencoba membuat sebuah lagu di tempat favoritku yaitu di taman rumahku.
Di situ aku berimajinasi sambil memikirkan lagu apa yang ingin aku buat, bahkan tak jarang aku berolahraga bersama adekku dan ibuku, bercanda, tertawa lepas bersama.
* * *
Ibu adalah malaikatku yang sangat sayang kepada anak-anaknya ini menjadi motivasiku akan menjadi seorang perempuan yang besar akan kasih sayang.
Setiap kali aku akan tidur, ibu selalu mengunjungi kamarku dan menemui aku, adek dan memberiku ciuman hangat di keningku.
" Rey, adek.. Sudah malam, tidur yah. Berdoa jangan lupa, mimpi indah bidadari kecil ibu!💕, muaachh" ucap ibu dengan penuh kasih sayang.
" Iyaa buu.. " Saut Reyva dan Lani
" dahhh ibu... We love youu" saut reyva.
YOU ARE READING
Dibalik Hati
Non-Fiction"Dua insan yang tak sanggup mengungkap rasa. Yang menjadikan kesalah pahaman semata" "Mereka hanya seorang penggemar rahasia yang terungkap."
