Cowok itu siapa

16 0 0
                                        

  Hai Namaku Marsha. Umurku 14 tahun. Sekarang aku duduk di bangku SMAN 11 Semarang kelas 10. Dulunya sih aku ingin meneruskan sekolah di Jakarta,tapi karena ayahku ada suatu pekerjaan di sana akhirnya mau tidak mau aku dan keluargaku pindah ke Semarang. Itu ayahku,seorang manajer hebat di suatu perusahaan milik boss nya dahulu. Pak Rendy yang biasa disapa kepada karyawan.

  Kalau ini ibuku, ia juga orang yang sangat hebat. Namanya Chef Monica. Ya memang ibuku adalah seorang chef di sebuah restoran bintang 5, maka dari itu aku dan ayahku selalu makan-makanan yang enak setiap harinya.hihi.
  Oh iya aku selalu kesepian lho kalau sudah pulang sekolah karena setiap pulang sekolah aku rumahku itu sepi yang ada cuma pembantu dan tukang kebun juga supir. Ayah dan ibuku selalu pulang sampai larut malam. Tapi aku bahagia karena mereka mencari uang untuk kebutuhan aku.

                            ******
  Hari Senin adalah hari dimana aku masuk pertama kali masuk ke dalam sekolah menengah keatas yaitu masa MPLS. Hmm rasanya aku udah tumbuh dewasa aja ya. Upacara pun dimulai. Kelas 10 mengenakan pakaian OSIS SMP dulu.
Tiga hari berlalu__
Aku akhirnya mempunyai teman dan sahabat baru. Clara si tukang makan, Febri si jail, dan Sasha si cerewet. Kami berempat sekelas. Kelas yang berdekatan dengan kantin yang menyebabkan penyakit uang jajanku habis setiap hari karena Clara.

Suatu hari
"Marsha aku pinjam uang dong! please!!". Pinta Clara
"emang uang kamu udah habis Ra?".Jawabku dengan terheran-heran
"hehehe. Iya, pinjem ya? Aku bakal turutin deh semua permintaanmu". Bujuknya dengan merayu-rayu.
"berapa Ra!"
"Rp. 5.000,-"
Marsha:"nih ambil". Jawabku sambil menyodorkan tangan berisikan uang.
"makasih Marsha sayang baik banget deh". Pujiannya untukku.
"sama-sama".
"eh tapi anterin ya". Pintanya lagi
"iya-iya deh".

Aku dan Crala bergegas ke kantin karena bel masuk pelajaran sebentar lagi. Tapi Clara lama banget jajannya hingga aku kesal menunggunya.

"Ra cepet hampir bel nih". Pintaku dengan tegas
"iya iya sebentar lagi mar". Jawabnya

Kududuk di atas kursi sembari menunggu Clara selesai membeli jajan. Tak lama kemudian ada seorang cowok melewati ku dan memberi sapa.

X:"Hai cantik!". sapa nya dengan senyum manis
"Hai juga". Jawabku
X:"permisi ya".pintanya.
"silahkan kak!".jawabku

Tak lama kemudian Clara selesai membeli jajan dan menghampiriku
Dan mengajakku kembali ke kelas. Tapi aku terdiam. Entah mengapa  tiba-tiba aku merasakan ada sesuatu yang tidak pernah aku temukan di hatiku. Aku tersenyum sendiri sambil melihat cowok tersebut. Clara pun terheran dengan sikapku yang seperti ini.
"Mar.. Marsha hello? lho kenapa mar, yuk cabut yuk." Ajaknya dengan bingung melihat wajahku
"hah! Ra ngagetin aja yuk".Jawabku dengan kaget karena baru melamun
"lho kenapa mar ada masalah atau sakit".Tanya Clara dengan khawatir.
"enggak kok yuk ke kelas". Jawabku  bangun dari kursi yang aku duduki tadi.

Sesampainya di kelas aku masih saja melamun. Aku melamunkan tentang cowok ganteng tersebut. Aku terpukau melihat wajahnya bersinar terang di wajahku dan suara lembut yang keluar dari mulutnya membuat ku tersenyum senyum sendiri. Aku tidak pernah melihatnya. Aku mulai tersenyum senyum sendiri dikelas membayangkan cowok tersebut.
"Apa aku ada perasaan sama dia? Gumamku sambil bertanya. Siapakah cowok yang sudah masuk kehatiku?

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Oct 16, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Cowok BrengsekStories to obsess over. Discover now