"Ajarkan saya cuek seperti kamu To!"
ucap gadis mungil berpakaian pink itu kepada pria tinggi disebelahnya.
"Kamu ga bakalan bisa!"balas pria tinggi bernama Hito itu.
"kenapa kamu bisa saya ga bisa?"Tanya heran gadis kecil itu,panggil saja iya Anna!
pemeran utama Cerita ini.
"Saya ga mau ngajarin kamu." jawab hito tanpa ada ekspresi sedikitpun.
Anna mengerutkan dahi nya bingung.
"loh?Kenapa?Anna juga pengen bisa cuek kayak Yang Hito sering lakuin ke anna!"
"Biar saya aja yang cuek sama kamu!Kamu ga usah ikut ikutan!"
jawab hito sebari melihat ke arah anna yang kebingungan dengan alasan nya.
"Jangan terlalu frontal anna!Saya ga suka cewe frontal!"
"Maafin saya to,saya cuman pengen kamu yang dulu!"Jawab anna sebari mengeluarkan selembar tissue dari tas kecil yang ia bawa.
"Ga bakalan bisa anna!"
"hmm!"
"Rasa sayang sama sama kamu udah berubah!"
"secepat itu to?"
"Iya!"
(anna tersenyum)
"Rasa sayang saya sudah berubah menjadi makin sayang sama kamu:)"
jawab hito sebari melihat perubahan mimik wajah anna.
anna diam membisu,"Berhenti buat Bikin saya Baper lagi sama cowo dingin kayak kamu!"
"Tapi kamu perduli sama saya!"
"Iya,,,ga salahkan?"
"Gak,saya yang salah!"
"kenapa?"
"Saya udah buat kamu kecewa,sakit hati,dan saya ga bisa tepatin janji saya!"
anna berdiri sambil membuang nafas "saya pulang dulu,udah sore!"
anna berjalan sendiri sebari berfikir "apasih maunya cowo muka tembok itu?Kembali buat saya cinta?saya ga bisa cuek dengan apa yang dia lakukan arghh...apa saya masih cinta?"
anna mengacak rambut nya frustasi.
"Saya mau kamu sama saya berhenti berhubungan seperti orang pacaran,berhenti suka sama saya,begitupun saya sama kamu!"
kata kata itu seringkali terulang di benak anna yang kala itu masih sangat sayang dan cinta dengan Hito.
•••
sesampainya di rumah anna langsung pergi ke kamar,Mandi,berganti baju,mencharger handphone nya dan kembali kepada urusan sekolahnya BELAJAR.
Anna termasuk kedalam kriteria anak pintar dan famous di sekolahnya,satu lagi!
termasuk kedalam cewe cantik di SMA PERTIWI itu.
kretttt.....
"anna?"
panggil seseorang dibelakangnya,anna hafal suara itu Mamih Andieni .
"Ya mih?"
"Mana handphone kamu?"
"Ada di atas Meja lagi di charger"
"Mamih mau pinjem ya?"
"Iya ambil aja mih!"
ya,Mamih anna terbilang posesif,hampir setiap hari handphone anna di cek oleh mamih nya,karna mamih nya merasa anna belum pantes megang barang berbahaya itu.
"Jam 19.00 kamu keluar kamar ya,kita kumpul keluarga oke!" pesan mamih andien sebelum keluar dari kamar anna.
"Iya mih!"
•••
19.00 WIB
"loh?handphone anna dimana yah?"
anna sibuk mencari handphone nya.
"eh yaAllah anna baru inget kan ada di mamih!"
anna buru buru keluar dari kamar nya,mungkin ia sudah terlewat beberapa perbincangan.
anna berjalan turun ke ruang keluarga.
"Mamih!!!!Papih!!!!kak Rio!!!Kak Vero!!!!Kak Ayus!"
anna menyapa semua anggota keluarganya yang sedang berkumpul di ruang keluarga itu.
kehangatan kembali terasa,setelah merasakan sikap dingin dari sikap Hito.
nama Asli anna itu Fayyna Nadiena Fahri anak bungsu dari 4 bersaudara,kakak pertama nya Fayrio Abraham Fahri,kakak yang kedua Fayyrus Nadiena Fahri,kakak yang ketiga Fayero Abraham Fahri.
semua nya pakai marga nya papih Fahri,Fahri abraham
kalau mamih Andieni Nadiena Fayrina.
"anna?kamu pacaran?"
celetuk Vero yang satu sekolah dengan anna.
"Kak vero!sok tau!"jawab ku ketus.
"Masa sih?Anna?"Goda papih membuat pipi anna memerah.
"Ga mungkinlah pih!Secara Ketua Osis nya SMA Pertiwi pacaran!"Ledek Rio kakak tertua yang sekarang sudah S1 jurusan kedokteran.
"cerita nya Anna di serang betubi tubi nih?"
Protes anna sambil memajukan bibirnya bebrapa Senti.
"Kayak nya kak vero bener deh!Soal nya tadi mamih liat ada yang telfon kamu?"
anna merasa sangat terpojokan.
"Bisa bahas yang lain?Jangan Anna mulu?"
Anna membalas lembut fitnahan kakak kakak dan ortu nya itu.
"Hahah!"tawa vero mengangetkan anna yang kala itu sedang terkena serangan jantung mendadak karna kakak nya yang hanya berbeda 1tahun itu.
"ada mah namanya HITO suka sama si Anna tuh!"
celetuk Vero sambil menatap adik nya yang sekarang sedang merasakan serangan jantung.
•••
"liat aja ya kak vero!"
Desis sebal Anna sambil mematikan lampu tidur nya.
Percakapan keluarga tadi membuat Anna malu untuk hari esok,malu pada Mamih dan papih nya apalagi dengan kakak²nya.
"Sudahlah anna tidur aja udah malem!"
Gumam anna sambil memejamkan matanya paksa.
Haii pembaca Senja?
Gimana part pertamanya?
Baca terus kelanjutan senja jangan lupa buat rekomendasiin sama temen2 jangan lupa komen dan vote nya,itu jadi semangat buat Si penulis loh...
YOU ARE READING
Senja
Teen Fiction"Cowo dingin?kayak dia?banyak yang suka?MUSTAHIL!"jerit anna kaget dengan Gosip²terbaru tentang si tembok baja. "terus gimana sama cewe Posesif dan semasa bodo lo?"
