Aku yakin semua orang di dunia ini menginginkan kehidupan normal, menyenangkan, tanpa ada hambatan, dan tentunya sukses menurut pandangannya.
Tapi entah mengapa aku tidak menginginkan itu semua, yang aku inginkan hanyalah hidup bebas tanpa ada rasa tekanan yang menyelimuti batinku, dan aku pun tidak terlalu peduli dengan yang namanya kesuksesan materi.
Sukses menurut pandanganku berbeda dengan sukses pandangan kalian. Suksesku hanyalah hidup damai tanpa ada yang mengusik duniaku bersama kupu-kupu.
Kalian suka kupu-kupu? aku yakin jawabannya iya. Karena kupu-kupu indah, sayapnya cantik berkilauan.
Alasanku sendiri menyukai kupu-kupu sangatlah simpel, kalian tau kan kupu-kupu awalnya dari ulat? coba bayangin aja kamu sehari jadi ulat, susah tidak? iya susah. Jalannya lambat, di pandangan orang ulat itu menjijikan, bentuknya bulat tidak jelas, bulunya bikin gatal, dan seolah-olah ulat itu adalah seseorang yang terasingkan dan bahan bullying.
Tapi ulat tetap sabar dan yakin pasti ada keajaiban untuk dirinya berubah jadi sosok makhluk yang disegani dan disukai banyak orang, yaitu kupu-kupu.
Iya kupu-kupu. Dia awalnya susah tapi akan sukses di kemudian hari berkatnya yang sabar. Jadi kupu-kupu enak, dia bisa terbang bebas tanpa ada yang mengusiknya lagi. Sayapnya indah, ia kepakkan menuju tempat yang indah pula.
Sesimpel itu aku suka kupu-kupu, karena tujuanku hanyalah ingin bebas.
YOU ARE READING
Like a Butterfly
Teen Fictionterbang bebas. Kalian tau kenapa kupu-kupu cantik? cantiknya itu tak dalam sekejab ada karena dibaliknya ada ulat yang selalu sabar dan tabah walau bentuknya tidak disukai makhluk lain. Ya itulah buah dari kesabarannya! bukti bahwa kesengsaraan akan...
