1.Pertemuan Aliya dan Alfa

94 8 0
                                        


Say Hi!

----------

Gadis berambut hitam sebahu itu dengan cepat memasuki gerbang sekolah setelah baru aja turun dari angkutan umun.
Dengan langkah lebar ia berjalan memasuki kelasnya karna sebentar lagi pelajaran akan segera dimulai. ia merutuki diri sendiri karena semalam ia begadang menonton drama kesukaannya dan akhirnya telat bangun. untung ia tidak terlambat

Gadis itu bernafas lega lalu segera masuk dan duduk di kursinya setelah sampai dikelas.
Ia melihat sekelilingnya ternyata masih ada juga yang belum datang. kemudian ia melihat kursi sebelahnya masih kosong. Dengan cepat ia segera meraih ponselnya dan mengetikan sesuatu disana lalu menyimpan kembali ponselnya di bawah meja dan mengeluarkan buku dari tasnya mempelajari materi pelajaran yang sebentar lagi akan dimulai

Krett

Gadis itu menoleh saat ada yang duduk disebelahnya. Ia menaikan sebelah alisnya seolah bertanya 'apa

Cewek itu hanya cengengesan dan menggaruk lehernya
Asal
"Pinjem pulpen dong Al"

Aliya memutar bola matanya jengah. Sudah diduga pasti ada maunya lagi

"Aliya makin cantik dehh,beneran"
Pujinya,berharap Aliya akan ngasih

"Lain kali kalo mau berangkat cek dulu apakah pulpen lo masih ada apa ngga,biar bisa beli dulu,biar ga nyusahin terus"
Ucap Aliya menceramahi dan merogoh tas kecilnya memberikan pulpen nya dengan senyum diwajahnya

"Ah maksih Aliya baik dehh bay"
Ucapnya lalu segera beranjak ketempat duduknya tanpa menghiraukan ucapan Aliya

Aliya menghela nafas dan membenarkan posisi duduknya karna guru baru saja masuk dan memulai pembelajaran

                                  -----------

Istirahat pun tiba
Namun Aliya masih betah dikelas. Ia sedari tadi mengecek ponselnya berharap ada balasan dari orang yang tadi ia kirimkan pesan.

Ada rasa khawatir menyelimutinya saat ini. Tidak biasanya Aura tidak hadir dan tidak memberitaunya. Ia takut terjadi apa apa dengannya. Namun ia sesegera mungkin menepis jauh pemikiran nya itu

"Duh mana keroncongan lagi"
Gumamnya saat terdengar bunyi dari perutnya

Ia pun beranjak pergi ke kantin untuk mengganjal rasa laparnya.

Kantin ramai sekali. Tidak mungkin ia harus menunggu mengantri diantara siswa siswi itu, yang ada baru saja beli bell masuk udah bunyi.
Ia melihat ada kursi kosong didepannya dan mencoba duduk dengan menggeser sedikit kursinya.
Namun ia menoleh saat dengan bersamaan ada yang hendak menggeser kursi yang sedang dipegangnya.

Sejenak Aliya terdiam saat orang itu juga menatapnya. Jantungnya berdetak dua kali lebih cepat saat orang itu melontarkan senyum manisnya. Dengan cepat ia melepaskan pegangan tangannya dan tersenyum kikuk

"Buat lo aja"
Ucapnya sambil mendorong kursi yang dipegannya ke depan Aliya

"E-eh lo aja,lo yang duluan"
Sanggah Aliya gugup dan kembali mendorong kursinya ke depan

Cowok itu tersenyum lagi
"Ngga,lo yang duluan.gue cari yang lain aja"ucapnya santai

Aliya merasa Tubuhnya serasa membeku saat melihat senyuman itu. Senyum yang sangat tulus. Ia terdiam cukup lama sambil matanya tetap fokus pada cowok dihadapanya. Hingga ia tidak sadar saat cowok itu memanggilnya beberapa kali

"E-eh i-iy a"
Ucapnya saat baru tersadar dari lamunanya

"Lo melamun ya?"
Tanya cowok itu masih dengan senyumnya

Say Hi!Cerita yang buat anda obses. Terokai sekarang