Kalimatku...
Adakah makna untukmu? Sedang aku menulisnya dengan pikiran yang berputar-putar adanya...
Berawal, rindu yang datang tanpa sengaja..
Hmm, "mana ada rindu seperti itu!, rindu itu haruslah jelas kepada siapa dan atas kesan apa kau memilih untuk merindu" Benar kan? Tapi entah.. anggaplah kebingungan sebagai kesannya, yang jelas biar kumaknai ia atas kehendakku, walau sejatinya ia tak terlalu memberi logikaku kesan sama sekali.
"aku hanya berseni bersama diam, sementara kau terus-terusan bermain dengan riang disela benak-benak-ku"
>
