Pagi yang cerah untuk kuliah. Seperti biasa, aku selalu datang paling awal. Aku selalu mengerjakan tugas dan mengumpulkan paling awal. Dan, seperti biasa, teman satu kosan ku masih tidur pulas di ranjang.
"Eh.. Refi ! Seperti biasa ya ? Hehehe.. Tugasnya beres belum ?"
Dan seperti biasa, pak Abdul, dosen ku menyapa dengan riang. Ya, soalnya aku mahasiswa kesayangannya. Dengan hati yang senang, aku pun memberikan tugas proporsal yang telah diberikan pak Abdul seminggu yang lalu.
Oh iya, hampir saja lupa. Hai, namaku Refi ! Mahasiswa dari Institut Teknologi Sepuluh Januari. Sebut saja ITS. Mahasiswa yang selalu mendapatkan nilai SKS tinggi dan tertinggi di FMIPA.
Pelajaran pun hampir dimulai. Jam menunjukkan angka 9. Pak Abdul mulai memberikan salam pertemuan sebelum jam pelajaran pertama dimulai. Tepat setelah pak Abdul memberikan salam, teman satu kosan ku berlari dengan tergesa gesa membuka pintu.
"PAK !! MAAF TELAT"
Oh iya, hampir lupa lagi. Dia adalah anak satu kosan ku, Adis. Anak yang pemalas. Pecinta mie. Dan juga hobi telat kuliah.
"ADIS !! KOK TELAT LAGI !! GA BAKAL BAPAK ABSEN"
"TIDAAKKKKKK !!!!"
Sungguh dramatis pembicaraan mereka. Adis pun duduk di sebelah ku. Dengan tatapan marah, dia berbisik kepadaku.
"Tadi kan aku suruh kamu titip absen. Cih"
"Ya maaf.. btw, aku menjunjung kejujuran, jadi aku ga bakal pernah mau absenin kamu"
Dengan kesal, Adis pun pindah tempat duduk. Aku ga peduli sih, gapapa aku dijauhin Adis, yang penting aku masih jadi orang baik.
Kuliah pun selesai. Jam menunjukkan jam 4 sore. Saat nya pulang. Aku pulang ke kos kosan bersama Adis. Mungkin Adis masih kesal dengan kejadian tadi pagi, tapi Adis itu tipe yang mudah lupa. Aku pun mulai berbicara dengannya lagi. Situasi pun mulai aman kembali karena dia sudah tenang. Sebelum.. sesuatu terjadi
"ADIS !! REFII !!"
"UANG KOS KOSAN ITU DIBAYAR, MASA SUDAH 3 BULAN GA BAYAR ??!!!"
Dengan senyuman hangat, ibu kos sudah menunggu kita di depan rumah.
"PERGI KALIAN !!"
Ucap ibu kos sambil melempar tas kita yang berisi baju dan perlengkapan lain.
Yap, kita terusir dari kos kosan. Bingung ya, emang aku anak rajin, tapi ga rajin bayar uang kos kosan :v
"Refi, kita harus tidur dimana nih.. proporsal gw juga belum selesai.. haduh"
"Gimana kalau kita tidur di masjid depan ITS ? Untuk sementara aja"
Kita pun mulai tinggal di masjid. Hanya dalam beberapa hari sih. Kita mengira kalau kita akan tinggal di masjid sampai lulus kuliah nanti. Sebelum, seseorang bertanya pada kita di hari ke 2 kita tinggal di masjid.
YOU ARE READING
Tetangga Sebelah
Teen FictionRefi dan Adis, seorang mahasiswa yang terusir dari kos kosannya. Refi seorang mahasiswa yang rajin sedangkan Adis seorang mahasiswa yang pemalas. Mereka tidak memiliki tempat tinggal selama hampir 2 hari. Sebelum seseorang memberi mereka tumpangan r...
