Seorang gadis berjalan tergesa naik ke kamarnya di lantai dua. Hellena Saraswati Atmiradja. Mahasiswi semester tiga yang lagi galau berat karena tugas super penting harus datang disaat yang tidak tepat. Hari ini pukul 4 sore, rapat panitia inti Workshop Announcer and Public Speaker harus mulai. Sedangkan Hellen, harus menyiapkan ini-itu untuk tugas dadakan yang diberikan dosen siang tadi. Kalau dikumpul minggu depan sih, Hellen masih bisa handle. Tapi tugas harus dikumpul besok siang, mau atau tidak ia harus kerja ekstra supaya semua agenda berjalan mulus tanpa kendala.
"Modem gue mana?" Hellen menggigit bibir bawah. Selalu seperti ini, kebiasaan buruk yang masih melekat pada diri Hellen kadang membuat dirinya sendiri merasa geregetan. Gadis itu menepuk jidat. "Dipinjem Mbak Tatia."
"Mbak Tatia?" Hellen mengetuk pintu kamar Tatia dan Hirano. Tidak ada jawaban dari dalam. Hellen memutar kenop dan pintu terbuka, ia melihat modemnya tergeletak di atas meja kerja. Buru-buru ia mengambil modem dan segera keluar dari kamar Tatia.
"Na, modemnya ada di—eh udah kamu ambil ternyata." Tatia berpapasan dengan Hellen di luar kamar. "Maaf aku lupa ngembaliin."
"Iya Mbak, nggak papa."
"Oh iya Na, nanti ada temen aku yang dateng. Dua orang, cowok sama cewek. Ibu sama Bapak udah tahu sih, aku cuma nggak mau aja kalau kamu kaget ada orang asing dateng."
"Oke." Jawab Hellen seadanya. Saat ini pikirannya dipenuhi oleh deadlinetugas dan rapat. Hellen harap semua bisa ia kerjakan dalam satu waktu. Gadisitu memijat pelipis, terkadang ia ingin istirahat dari semua kegiatan di luarkampus—tapi hatinya tidak rela, ia terlalu cinta dan siaran menjadi salah satubagian penting dalam hidupnya.
Hallo, ini cerita baru akuu...
Semoga suka yaa, jangan lupa juga buat vote dan comment :)
KAMU SEDANG MEMBACA
DETIK...
Fiksi RemajaSetiap detik yang gue lewatin sama lo, itu berharga - Hellena Saraswati Atmiradja Cover by Canva Pict on cover by Pinterest
