"Masuk kelas berapa ya aku" ucap dalam hati Ninda Dwi Meiriski, seorang perempuan yang sekarang baru saja menduduki bangku kelas 8, dan diikuti oleh iringan langkah kakinya yg terus melangkah mendekati mading.
Di depan mading banyak orang bergerombol bagaikan melihat artis idolanya, keramaian itu membuat Risha enggan melihat namanya di papan itu.
Lalu datang seorang perempuan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Ninda "Heh kemana aja kamu baru dateng" dia adalah Wahyuni, teman dekatnya Ninda, mereka sudah berteman sejak SD dan Tuhan mungkin sangat baik pada mereka sehingga mempertemukan mereka lagi di masa SMP nya.
"Baru dateng aku, males banget deh liat mading kalo liat orangnya banyak banget kayak gitu ntar malah ke pental lagi" ucap Ninda
"Kamu kan emang udah biasa ngaret Ris, btw kamu masuk kelas mana? Sekelas gak ya kita? aku sih berharapnya sekelas ris" ucap Acha.
Ketika mereka sudah berhasil menerobos kerumunan orang-orang dan akhirnya sampai di depan mading mata mereka mencari-cari namanya dalam deretan ratusan nama siswa dalam SMP nya. Sekarang dia merupakan kakak kelas dan juga adik kelas di sekolah. Iya dia menduduki bangku kelas delapan saat ini.
"Nah ini aku ada di kelas 8E Nin, " ucap Yuni setelah mata nya melihat nama nya tertera di salah satu kertas di mading itu dan masih mencari nama Ninda
"Yah tapi kok nama kamu ngga ada Nin" ucap Yuni lagi
"Ini aku di kelas 8F Yun, yah kita ngga sekelas lagi " ucap Ninda setelah melihat nama nya yang tertera di dalam mading tersebut.
"Yahh padahal kalau kita sekelas lagi, niatnya biar bisa duduk bareng tapi ternyata beda kelas lagi" ucap Yuni
"Iya aku juga banyak yang gak kenal nih di kelas 8F, cuma ada beberapa doang, ada Agusto dan Nesya aja. gapapa deh nanti juga lama-lama kenal ya" ucap Ninda
"Iya kan kita tetap bisa main juga, yaudah yuk kita pulang" ucap Yuni
"Yuk udah agak sore juga" ucap NInda
~~~
YOU ARE READING
Why him?
Teen FictionCerita ini bukan hanya tentang percintaan kisah anak remaja, tapi juga unsur persahabatan or pertemanan, dan juga ada unsur keluarga. Cerita ini hanya karangan bukan kisah nyata, Kalo ada yang merasa mirip maap ya😔😂 "Sampai bertemu di titik terakh...
