" Risa bangun sayang ini udah pagi ," teriak mamaku dari dapur sambil membuat sarapan untukku
" Iya ma ini udah bangun kok ," jawabku sambil mengusap mataku yang baru saja terbuka dari mimpi indahnya
" Nah gitu dong , cepetan pake seragamnya trus turun sarapan ya ris ."
" iya ma ," jawabku singkat
Akupun bersiap - siap , mulai dari mandi , mengenakan seragam sekolahku dan menbereskan buku sekolahku .
yah hari ini aku ujian nasional SMP dan sebentar lagi aku akan masuk SMA .
" Nah akhirnya selesai juga , sini sarapan sama mama dulu ya ris ," ucap beliau sambil menyodorkan piring padaku yang baru saja sampai dimeja makan
" Iya ma , oh iya ma kan sebentar lagi risa masuk SMA nih , apa risa akan menulis nama pria itu lagi diformulir pendaftaran sebagai ayah ? Bahkan lisa tidak pernah melihat wajahnya ma ," ucapku dengan nada yang ketus
Mama hanya terdiam mendengar perkataanku , mama selalu begitu ketika aku menanyakan perihal ayah .
" Yasudahlah ma risa berangkat dulu ya assalamuallaikum ," ucapku sambil mencium tangan mama
Mama trus terdiam meski aku sudah berlalu dari rumah .
" Ahh bodohnya aku kenapa coba aku tanyakan hal itu lagi pada mama , pasti sekarang mama sedih memikirkan ayah ," keluhku diperjalanan menuju sekolah
Setelah beberapa hari bertarung dengan ujian dan segala macam praktek akhirnya aku lulus SMP dengan nilai memuaskan , setidaknya dengan nilai ku itu aku bisa membanggakan mama .
" Ris ini lembaran apa ? kok berantakan gini ," ucap mama sambil duduk dikursi
" Itu formulir pendaftaran Di SMA harapan ma ," jawabku singkat
" Coba sini mama lihat ," ucapnya sambil mengambil formulir diatas meja
" Hmm liat aja ."
" Loh kenapa belum diisi semua ris ? Anaknya mama ini niat gak sih mau sekolah lesu amad formulir aja belum diisi sama sekali ," ucapnya sambil mengusap rambutku dengan lembut
Hal itu membuatku tak sanggup lagi membendung air mataku , akupun menangis sambil memeluk mama
" Eh eh kamu kenapa nak ,kok malah nangis gini ? ," ucapnya sambil membalas pelukanku
" Ma risa rindu sama ayah ma , meskipun risa gak pernah melihat wajah ayah tapi risa pengen banget ketemu ayah ma setiap kali risa lihat anak - anak di jalan sama ayahnya risa selalu bayangin ayah ma ," jawabku sambil menangis tersendu - sendu .
" Kan mama udah pernah bilang kalau ayahmu itu ninggalin kita dengan perempuan lain pada saat kamu berusia 3 bulan nak , sudah kamu jangan tanyakan dia lagi ya sayang kan disini masih ada mama yang selalu ada untukmu ," ucapnya sambil mengusap air mataku yang terus mengalir
Memang mama sudah pernah mengatakan hal itu pada saat aku ingin mendaftar SMP tetapi entah mengapa aku tidak puas akan jawaban mama .
Yah mau bagaimana lagi aku tidak mau melihat mama sedih jadi aku harus menahan rasa rindu ini meskipun itu menyakitkan bagiku .
" Iya ma , maafin risa ya ."
" Iya sayang kamu masuk tidur gih dah malem nih ," ucapnya
" Iya ma ,"jawabku sambil membereskan formulir dimeja
Setelah membereskan semuanya akupun masuk kekamar , lalu membaringkan tubuhku ditempat tidur dengan pikiranku yang terus berselancar memikirkan bagaimana sosok seorang ayah yang selalu kurindukan disetiap harinya .
Oh iya kalian pasti tau bukan sosok ayah dimata kalian seperti apa .
Ya pasti kebanyakan diantara kalian mengatakan ayahku pahlawanku , dia bijaksana , dia baik , dia panutanku bla bla bla.
Tetapi itu semua tidak berlaku bagiku karena jangankan mau menilai atau memberi julukan kepada ayahku seperti apa melihat wajahnya saja tidak pernah ,
Jangankan wajahnya fotonya saja aku tidak pernah melihatnya .
Walaupun begitu aku tetap bersyukur memiliki seorang ibu yang baik , teguh , sabar dan selalu menyayangiku selama ini.
Nah untuk kalian yang masih memiliki orang tua lengkap atau salah satunya telah tiada tetaplah bersyukur dan sayangi mereka selagi ada waktu , banggakanlah mereka dengan prestasi yang kalian punya
Dan tetaplah buat mereka tersenyum bangga .
---- TAMAT ----
Labuan bajo , 18 juli 2018
ESTÁS LEYENDO
Rindu Akan Dirimu Ayah
Historia Corta" Ris ini lembaran apa ? kok berantakan gini ," ucap mama sambil duduk dikursi " Itu formulir pendaftaran Di SMA harapan ma ," jawabku singkat " Coba sini mama lihat ," ucapnya sambil mengambil formulir diatas meja " Hmm liat aja ." " Loh kenapa...
