Senin, 9 januari 2012
Namaku Lia, aku pelajar di salah satu sma favorite di jakarta, aku duduk di kelas 11 ips 2.
Hari ini adalah hari aku bersekolah pada semester 2.
"Selamat pagi semua nya" ujar bu ayu yang berdiri di kelas ku
"Pagi bu" ujar teman - temanku dan diriku yang membalas salam dari bu ayu
"Hari ini kita kedatangan pelajar baru dari Bandung, sini masuk nak" ujar bu ayu sambil mengajak murid baru tersebut
Ketika dia masuk kekelas, serentak teman - teman perempuan ku berteriak histeris karena penampilan murid baru itu yang cukup keren dan wajahnya yang lumayan ganteng
"Sekarang kamu perkenalakan diri kamu, tuh perempuannya udah ga sabar pengen tau nama kamu" ujar bu ayu kepada murid baru tersebut
"Hai semuanya, perkenalkan nama saya Farel. Saya berasal dari bandung, salam kenal ya" ujar murid baru
"Oke Farel, sekarang kamu bisa duduk di bangku kosong itu" ujar bu ayu yang menunjuk ke arah bangku kosong di sebelah ku.
Ya ampun, hari ini adalah hari yang paling buruk. Aku sangat tidak suka melihat tatapannya kepada ku, seakan - akan dunia membutuh kan dia
"Hai, Nama kamu siapa ? Nama aku Farel" ujar Farel dengan memberikan tangan yang ingin bersalaman
"Nama gue Lia!" Ujar diriku dengan nada yang agak jutek sambil bersalaman dengan Farel
"Oke, salam kenal ya" Ujar Farel sambil tersenyum melihat ku
Aku merasa aneh saat dia tersenyum kepada ku, seakan - akan senyuman itu seperti menghipnotis diriku.
"Teng teng teng" bel istirahat
"Lia, ke kantin yuk" ujar Susi dan Ratna
Oh iya, Susi dan Ratna adalah sahabatku. Kami bersahabat sudah lumayan cukup lama
"Yuk" ujar diriku yang sambil berdiri
"Lia, Aku boleh ikut gak ke kantin bareng kamu ? Soal nya aku gak tau kantin nya dimana" ujar Farel dengan tatapan polos nya kepada ku
Aku benar benar risih dengan sikap orang ini, aku tidak ingin ke kantin bareng dia, tetapi tatapan tersebut yang membuat ku meng "iya" kan dengan keadaan tidak sadar diri, seakan akan aku di hipnotis dengan wajah nya
"Teng teng teng" bel masuk
"Ya semuanya keluarkan buku matematika, hari ini kita akan belajar induksi matematika" ujar bu ayu
"Teng teng teng" bel pulang sekolah
Aku bergegas memasukan buku kedalam tas ku karena harus ke rumah sakit untuk merawat ibu ku.
Sesampainya aku di rumah sakit, Aku bertemu dengan laki - laki yang membuat ku seperti di hipnotis, Farel.
"Hai Lia, kamu ngapain disini ?" Ujar Farel dengan tersenyum kepada ku
"Bukan urusan lo!" Ujar diriku dengan jutek sambil berjalan meninggalkan Farel
Ya ampun lantai yang licin ini membuat ku jatuh ke dalam pelukan Farel
"Lia, kamu gak kenapa kenapa kan" Ujar Farel sambil panik dan menatap mata ku
Ya tuhan, tatapannya membuat aku terdiam.
"Modus lo! Gue gpp, makasih" ujar diriku yang jutek dengan Farel
"Iya sama sama. Yaudah kalau gitu aku duluan ya, hati hati Li! Jangan sampai jatuh lagi" ujar Farel dengan tersenyum manis dan meninggalkan ku
Hari ini aku merasa takut. Aku takut karena aku mulai suka sama Farel dan aku takut di saat nanti aku jatuh cinta dengan dia, dia meninggalkan ku begitu saja.
Ya ampun, Aku benar benar lupa untuk merawat ibu. Aku bergegas lari ke kamar ibu
"Ibu.." ujar diriku sambil tersenyum dan memeluk ibuku
"Eh Lia, kamu udah pulang ? Ibu kangen banget sama kamu Li" ujar ibuku sambil membalas pelukan ku
"Iya bu, aku udah pulang sekolah. Eh bu, ibu tau ga ? Masa di kelas aku ada anak baru dari bandung. Kayanya dia dari tadi ngikutin aku terus bu" ujar diriku sambil memasang wajah yang kesal
"Oh yaa ? Sepertinya dia suka sama anak ibu yang cantik ini" ujar ibuku sambil tersenyum kepada ku
"Ih ibu apaan sih, dia tuh gak suka sama aku dan aku juga gak bakal suka sama dia. Dia tuh bukan laki laki tipe aku" ujar diriku sambil menahan rasa kesal dan malu
"Emang nananya siapa ? Terus orang nya kaya gimana ? Cerita dong sama ibu" ujar ibuku sambil tersenyum kepada ku
"Nama nya Farel, orang nya sih keren. Kalau dilihat wajahnya juga lumayan ganteng sih. Orang nya senyum terus, aku terasa aneh saat melihat senyumannya itu, kayanya dia gila deh bu" ujar diriku
"Kamu tau dari mana dia gila" ujar ibuku dengan bingung
"Abis dia selalu senyum - senyum bu, kaya orang gila kan" ujar diriku
"Oh gitu. Ibu rasa dia suka sama kamu, kamu kan lucu. Kalau ibu jadi kamu nih ya, ibu sih terima kalau dia nyatain perasaannya. Kapan - kapan ajak kesini ya, ibu mau bertemu sama Farel. Ibu jadi penasaran sama Farel" ujar ibuku dengan tersenyum mengejek ku
"Ih ibu apaan sih. Oh iya, ibu udah makan belum ? Nih aku bawain bubur. Aku suapin ya" ujar diriku sambil memberikan ibuku makanan
"Makasih ya sayang. Maaf karena ibu sakit kamu jadi repot harus ngurus ibu" ujar ibuku sambil memegang pipi ku
"Iya bu sama sama. Lagian mana mungkin aku tega tinggalin ibu di saat kondisi ibu seperti ini" ujar diriku sambil memberi ibu makan dan menahan nangis
Oh iya, ibuku dirawat dirumah sakit karena terkena penyakit kanker payudara dan ayahku meninggal di saat aku umur 8 tahun. Ayahku meninggal karena korban tabrak lari.
BERSAMBUNG...
YOU ARE READING
Diary Lia
RomanceDiary lia adalah diary milik ku yang berisi tentang kehidupan ku sehari - hari dengan pria yang ku cintai
