Terdengar suara teriakan nyaring dari luar kamar yang seketika membangunkan Alex dari tidurnya,dengan berat mata alex perla han membuka matanya sembari mematikan alarm jam di meja samling tempot tidurnya yang tak berhenti berbunyi sejak beberapa menit lalu.
"Alex bangun"
"Iyaaa 5 menit lagi"
10 menit berlalu dan alex masih di atas kasur karna mager tapi mau ga mau tetep aja dia harus siap -siap ke sekolah.
"duh cepet banget sih paginya"Alex melihat jam di sebelah tempat tidur nya.
"WTF!! aduh telat pasti gue nih malah belum apa² lagi!" alex langsung segera bangkit dari tidur nya dan segera bersiap,bergegas ke kamar mandi.
Alex akhirnya selesai bersiap dan bergegas terburu-buru untuk segera pergi ke sekolah sembari mengambil sepotong roti di atas meja makannya.
"Ma aku berangkat" teriak alex menuju mobil.
"sarapan dulu nanti perut kamu sakit" teriak mama dengan ekspresi cemas.
"yaampun anak itu" ucap mamanya Alex dałam hati alias tante reya
alex yang mendenger itu langsung menghentikan langkah nya dan menatap mamanya dengan sinis
"bawel banget sih maa ,emang sejak kapan mama perduli?, udah ah entar aku tambah telat lagi" lalu alex melanjutkan jalannya terburu-buru,menuju mobilnya.
mendengar jawaban alex yang begitu mamanya pun langsung terdiam dengan mata berkaca -kaca "Maafin mama sayang selama ini mama gapernah ada buat kamu ,mama hanya sibuk dengan pekerjaan mama saja" ujar reya dalam hati sembari melanjutkan kesibukannya.
alex pun telah sampai di sekolah dan memarkirkan mobilnya "Akhirnya sampai juga ,Ya tuhan hampir aja hamba mu yang cantik ulala beybeh ini berurusan sama gentong air ,untung juga gerbang sekolah blm di tutup,kalau ga bisa mati gue "
alex lanjut berjalan ke kelas sambil memakan roti yg belum sempat dia makan tadi dan sesampainya di kelas alex langsung samperin sahabat nya gisel yg sedang duduk sambil membaca komik "Heh gua blm siap pr nih sel, kerjain dong lo kan sahabat terbaik gueee,please " perintah alex dengan wajah mewek merayu sahabatnya.
"Aaaah najis banget gue sama lu ,yauda sini gue kerjain " saut gisel sambil menoyor kepala alex.
" buset enak banget lu noyor pala gue ya santuy aja kali "
10 menit telah berlalu gisel telah mengcopy 5 soal pr di buku alex " udah selesai nih,makasih banyak banget lu harusnya sama gue "
"ya ya ya makasih gisel yang paling cantik sealam gaib HAHAHA,kantin yuk aaah pengen jajan gue"
"dih resek,lu kata gue SETAN apa dikatain paling cantik sealam gaib aargh gih ke kantin sendiri males banget gue "ujar gisel dengan nada penuh penekanan dan melipat kan tangan nya sambil manunjukan ekspresi keselnya.
"aelah pake ngambek lagi ayok ke kantin aaah gausah kek bocah gue traktir nih nyesel lu kalo nolak" jawab alex sambil mencubit pipi gisel.
" nah gitu dong baru gue mau haha "
dari jauh terlihat ada cowo ganteng memakai seragam dengan rapi,tinggi,berkulit putih pucat,berahang tegas berjalan menuju arah kantin sambal menoleh ke kanan,kiri seperti kebingungan mencari sesuatu.
Alex Melihat gisel sejenak menghentikan ocehannya dan terpelongo memandang ke satu arah dan tak bergerak,alex bingung Melihat tingkah gisel yang hanya diam tak terkedip.
"OH MY GOD!!!!!!!! sekarang gua tau kenapa tuhan menakdirkan gua harus dengan hati terpaksa ngikut alex buat masuk ke sekolah ini yang bahkan gua gapernah pengen masuk sekolah ini " ujar gisel dengan excited,membuat alex semakin bingung dengan sikapnya.
"WOIIIIII helowwww loh kesambet apaan sih? lo kenapa sih? gausah buat gua bingung deh,takdir takdir apaan?"ucap Alex penasaran.
"Alex gua sekarang uda nemuin jodoh gua disini,gua rasa gua harus ke specialis jantung,karna jantung gua uda berdetak diluar batas normal ngeliat itu cogan" ujar gisel sambil menunjuk ke arah cowo itu.
spontan seketika Alex menjawab "dih gajelas,biasa aja"
"periksa mata deh lex,atau lo uda ga normal? lo masih suka cowo kan? jangan bikin gua merinding" saut gisel sembari memegang wajah alex dengan kedua tangannya dan mengarahkan wajah alex ke cowo itu.
Alex tak ada sedikitpun merespon omongan sahabatnya itu dan mengabaikannya.
"Yaelah lex lu tuh gimana sih cowok gitu gantengnya di bilang biasa aja"
"Ituu kan menurut loh, menurut gue enggak"
"Dasar cewek gak normal lu lex " ujar gisel sambil sinisin alex.
"Masuk kelas aj yuk sel gue ga nyaman rame banget di kantin " ajak alex sambil nyengir.
"Lu tuh mau nya apa sih lex tadi ngajakin ke kantin sekarang ngajakin ke kelas random banget ewh kesel gue sama lu"
" hihi maap kali cerewet banget sih mbaknya"
" serah lu deh yauda ayok "
