Olina

20 13 18
                                        

Jika anak-anak yang lain bangun tidur harus di bangun kan oleh orang tuanya maka gue berbeda dengan mereka, gue selalu bangun pagi sendiri.

Jika anak-anak yang lain sarapan saat di pagi hari maka gue berbeda dengan mereka, gue di pagi hari ga pernah ada yang namanya sarapan.

Jika anak-anak yang lain berangkat sekolah dengan kendaraan maka gue berbeda dengan mereka, gue selalu berangkat sekolah dengan berjalan kaki.

Jika anak-anak yang lain bisa mengikuti pelajaran di sekolah dengan baik maka gue berbeda dengan mereka, gue selalu tertidur saat jam pelajaran sedang di mulai.

Jika anak-anak yang lain bisa menghabiskan jam istirihat dengan teman-temannya maka gue berbeda dengan mereka, gue dari dulu ga pernah yang namanya punya teman.

Jika anak-anak yang lain bisa langsung pulang ke rumah saat selesai sekolah maka gue berbeda dengan mereka, gue harus menghabiskan waktu di luar rumah setelah selesai sekolah.

Jika anak-anak yang lain makan sepiring untuk dirinya sendiri maka gue berbeda dengan mereka, gue makan sepiring harus berbagi dengan dua orang.

Jika anak-anak lain bisa tidur siang di dalam kamarnya maka gue berbeda dengan mereka, gue harus bertemu dengan sinar matahari yang sangat terik saat siang hari.

Jika anak-anak yang lain mempunyai keluarga yang harmonis maka gue berbeda dengan mereka, di dalam keluarga gue tidak ada kata tentram sama sekali.

Gue emang berbeda dengan anak-anak yang lain, tetapi gue mencoba untuk menjalani hari-hari dengan tulus.

Gue percaya bahwa di balik setiap ujian pasti ada hikmahnya, Misi gue hidup adalah menjalankan semua ujian yang telah tuhan kasih untuk gue dengan hati yang ikhlas.

Tapi di balik semua kisah hidup gue, Ada satu permohonan yang selalu gue ucap di saat gue berdoa dan gue harap tuhan mendengar permohonan gue tersebut.

Gue cuma ingin bahagia.

-Olina Geordine-


OlinaWhere stories live. Discover now