Jakarta itu.... Patah Hati

6 1 0
                                        

Selamat tinggal, kisah tak berujung
Kini ku kan berhenti berharap
Perpisahan, kali ini untukmu
Akan menjadi kisah, sedih yang tak berujung
-Glenn Fredly, Sedih Tak Berujung

"Jakarta itu kasih sayang," ucapku memamerkan senyum bahagia. Selayaknya orang sedang jatuh cinta. Jatuh yang... Awalanya aku pikir akan ditangkap olehnya, hingga aku tidak merasakan sakit. Namun, ternyata apa kata orang benar adanya. Cinta dan luka datangnya satu paket.

"Kasih sayang? Jakarta itu, lebih tepatnya macet, Sayang."

Sayang.

Sungguh, kau menyayangi aku?

"Iya dong, Jakarta itu tempat aku ketemu sama kamu. Semacet, ruweh, atau rusuhnya Jakarta, aku tetep suka kota ini!" Waktu itu aku sangat yakin berkata seperti itu tanpa tau apa yang terjadi ke depannya.

Aku suka Jakarta. Karena di kota ini aku ketemu kamu. Sesederhana itu.

Dan pada akhirnya, yang kubilang sederhana, menikam balik diriku.

Jakarta, aku tidak peduli kamu macet atau tidak.
Aku tidak peduli, akan datang banjir, maupun demo di tengah Istana.
Sungguh aku tidak peduli.

Karena yang ku inginkan sekarang adalah pergi.

Meninggalkan benda persegi panjang  bernuansa biru, dikemas dengan pita gold. Dan, bertuliskan tinta emas

Jakarta, 23 September 2018
Dareen&Fani

Dareen, kekasihku.
Tapi,
aku bukan Fani.

Benar, Jakarta adalah kasih sayang.
Menjamu cinta di tengah hiruk pikuknya kota.

Meski pada akhirnya, di kota ini pula aku harus melihat dirinya memadu kasih,

dengan wanita lain.

Jakarta itu patah hati.
Aku lebih percaya itu sekarang.

*******
Haiiii, aku balik lagi dengan cerita yang baru. Padahal CLBK juga, cerita lama belum kelar wkwkwkw

Ku nulis ini biar hepi aja. Jd yg lagi ada dipikiran ditulis.

Selamat membaca.
Apabila suka, jika berkenan bisa klik tombol bintang dan komen yaa
^^

EXHAUSTED (to Move On)Stories to obsess over. Discover now