'haruskah aku menaruhnya?' batin seorang gadis yang sedang berdiri didepan loker. tak lama ia berpikir lalu menolehkan kepala kenan dan kekiri ia memastikan agar tidak ada yang melihat, lalu gadis tersebut membuka loker dihadapannya dan menaruh sebuah surat dan satu kotak susu. ketika ia akan berbalik badan seorang laki laki membuka loker tersebut dan membaca suratnya.
"oh jadi lu suka sama gue? yaudah lu mau jadi cewe gua?" kata seorang lelaki bernametag 'Bima Nugrah'
gadis bernametag 'Kyla Roseane putri' hanya menganggukan kepalanya dan pipinya ikut memerah.
100 hari kemudian
"Bima aku punya sesuatu buat kamu." kata Kyla sambil menyerahkan satu kotak besar kepada pacarnya.
"ah ini apa kai?" tanya Bima sambil bingung membuka kotak yang diberikan kyla.
"itu hadiah dari aku Bim, selamat hari yang ke 100 Bim" namun Bima hanya menghiraukan ucapan Kyla dan fokus terhadap isi didalam .
"kai kok lu tau sih gua pengen ini?" Bima masih terfokus pada hadiah yang di berikan oleh Kyla, namun Kyla masih diam dan menatap Bima dengen senyum tipisnya.
"ukurannya juga pas lagi Kai, gua suka dah" Bima hanya terfokus pada sepatu pemberian Kyla dan menghiraukan sang pemberi.
Hari Kelulusan SMP
"Bim ini hari terakhir kita bareng di sekolah Bim, kamu mau ga foto bareng sama aku?" tanya Kyla pada Bima yang berdiri disampingnya.
"boleh kok Kai" sahut Bima yang membuat senyum Kyla merekah. Saat Kyla sudah menyiapkan kamera handphonenya Bima berteriak tiba-tiba.
"WOI SEMUANYA FOTO BARENG YOK KAN HARI TERAKHIR KITA DI SMP." beberapa teman mereka pun menghampiri mereka dan sudah siap berpose. Kyla hanya tersenyum tipis dan lebih menjauh agar semua terlihat.
" ga jadi Kai?" tanya Bima dengan wajah tersenyum dan pose sok gantengnya.
"1...2...3"
HARI PERTAMA MASUK SMA
" Mamaaaaa dedek berangkat sekolah dulu yaaaa" teriak Kyla sambil menurunin tangga meninggalkan rumahnya yang berada di lantai 2.
"dedek Kai udah makan belom?" Teriak mamanya yang tak lagi di dengar Kyla.
.
.
.
Kyla terus berlari hingga menemukan halte bus di dekat Rumahnya. Kyla langsung saja masuk ke dalam bis dan mencoba menempelkan kartu e-moneynya. kyla terkaget kaget karena saldonya tak mencukupi, tiba tiba ada seorang anak laki-laki masuk kedalam bis.
" pak buat dua orang ya" lelaki tersebut tersenyum pada Kyla. "ah sama ini pak temen saya di belakang." lanjut anak tersebut dan melewati Kyla begitu saja sambil menjulurkan lidahnya. setelahnya anak laki-laki tersebut berlalu, kyla menghampiri anak tersebut.
"b-boleh aku pinjem kartu mu ga? cuma sekali perjalanan kok--" kata kyla sambil menunduk, belum selesai kyla berbicara anak laki-laki tersebut menyelanya.
"ga mau ah gue" jawab anak laki laki tersebut lalu memalingkan wajahnya dan melihat kearah jendela. kyla pun pergi menghampiri kondektur bis.
"pak, maaf boleh aku bayar paki uang tunai saja tidak?" kata kyla ke pada kondektur bis tersebut, namun tiba-tiba anak laki-laki yang meledeknya menempelkan kartunya ke alat pembayatan tersebut.
"pak buat satu orang lagi ya." kata anak lelaki tersebut.
dalam hati kyla sudah merutuki lelaki tersebut. 'keliatannya doang ganteng, aslinya mah nyebelin' sambil memutarkan matanya akibat jengah.
YOU ARE READING
Revenge Note
Fantasyddrrtttt~ ddrrttttt~ getaran tersebut membuat pemilik handphone terbangun, saat ia lihat di layar handphonenya terlihat sebuah notifikasi yang berada di layar handphone. "apakah anda ingin bergabung dengan tim Revenge?" Ya//Tidak . . . . saya teri...
