🌧 grief

1K 78 8
                                        

Grief:kesedihan
_________________


Di tengah malam yang sangat dingin dengan salju yang sudah memenuhi jalanan, seorang gadis dengan mata berbalut perban masih termenung dari balik jendela rumah sakit. Menghayati hawa salju yang turun sangat kencang diakhir tahun dengan bantuan kursi roda.

Gadis itu bernama lisa

Gadis yang sekarang hanya bisa diam untuk membalas setiap perkataan orang lain termasuk kedua orangtua nya.

ia tidak bisu!

Hanya saja ia terlalu malas untuk menjawab semua ucapan itu. Bukan berarti sombong, disaat lisa hanya mengangguk untuk pertanyaan yang harus memilih 'ya' atau 'tidak'

Ia hanya terlalu terkejut memiliki kondisi seperti ini.

Disaat dirinya ingin menyelesaikan penderitaan yang kekasihnya perbuat, tak disangka bahwa penderitaan yang ia alami kini bertambah dua kali lipat, seratus kali lipat ataupun tak terhitung bagi dirinya yang sudah kehilangan kedua bola mata.

Tidak berguna!

Kalimat itulah yang tertempel erat pada pikiran gadis dengan nama lalisa manoban yang tertulis di gelang penanda rumah sakit itu.

Untuk apalagi ia hidup bila harus meminta bantuan pada oranglain disetiap gerakannya?!

Kekayaan?!
Ketenaran?!
Nama baik?!
Pujian?!
Sahabat?!
Kasih sayang?!

Kini semua berubah menjadi hambar.

Dirinya yang selalu beruntung disetiap sudut kehidupan berubah menjadi orang paling sial sedunia.

Diri ceria yang selalu dipenuhi pujian disetiap harinya berubah menjadi bisikan yang tidak menyenangkan.

Dirinya yang selalu paling kuat diantara para sahabat kini berubah menjadi orang paling lemah sejagat raya.

Tapi mulai hari ini! Hawa dingin yang menusuk mulai menyadarkannya bahwa ia harus mampu menerima semua itu!

Ia harus mampu menerima semua tatapan 'kasihan' kepadanya. Dan ia juga harus mampu mendengar semua hinaan yang dilontarkan teman dan musuh disekolahan nanti kepadanya.

Karena pada kenyataan gadis pemilik hati lembut ini memang tidak bisa berbuat apa-apa.

Lisa si gadis periang yang tidak sempurna lagi dalam fisik akan menjalankan kehidupan barunya dengan kedua bola mata yang telah berhenti bekerja untuk selamanya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Next chap 2 : lalisa

Votment for continued

SaviorStories to obsess over. Discover now