01

336 34 14
                                        

Hari ini bisa jadi menjadi hari yang paling melelahkan bagi seorang Kim Seungmin, bagaimana tidak hari ini ada dua mata pelajaran yang mengadakan ulangan dadakan, di susul dengan tugas kelompok dan latihan-latihan soal yang tak kunjung mendapat jawaban.

Untung saja sekarang sudah waktunya untuk pulang. Seperti biasa Seungmin selalu menunggu Changbin untuk pulang bersama. Namun, sudah hampir setengah jam ia menunggu, Changbin tak kunjung datang, Seungmin pun memutuskan untuk mendatangi kelas Changbin yang berada dilantai 3.

Saat sedang menaiki tangga Seungmin berpapasan dengan seseorang yang selalu memasang senyuman konyol dihadapannya, siapa lagi kalau bukan Hyunjin. Asal kalian tau Hyunjin itu anaknya emang agak beda dari yang lain.
Kalo kata Seungmin sih dia aneh, tapi dia ini salah satu most wanted loh gengs disekolah ini.

"Eh Min mau kemana?" Sapa Hyunjin dengan senyuman yang tak pernah luntur.

"Oh itu, gue mau kekelasnya Changbin." Jawab Seungmin seadanya. Memang benarkan dia mau kekelas Changbin.

"Perasaan Changbin udah pulang dari tadi deh."

"Ah masa sih kok dia ga nyamperin gue?" Tanya Seungmin tak percaya.

"Kalo lo ga percaya liat aja gih kekelasnya." Suruh Hyunjin.

"Ok deh gue cek dulu kekelasnya."

Hyunjin mengekor dibelakang Seungmin yang ingin memastikan bahwa Changbin memang sudah tidak ada di kelasnya. Saat Seungmin sudah sampai di depan kelas Changbin ia memasukinya perlahan seakan sedang mengintip sesuatu. Namun yang ia lihat bukanlah Changbin, melainkan dua sejoli yang sedang berpacaran di meja guru. Mereka menyadari kehadiran Seungmin dan buru-buru mengubah posisi mereka.

"Eh-h Min tumben lu kesini." Sapa Jisung sambil tertawa canggung. Minho sang kekasih Jisung hanya tersemyum kepada Seungmin.

"Eh kalian liat Changbin ga?" Tanya Seungmin to the point.

Jisung hanya menggeleng karna dia memang tidak tahu, Jisung kan satu kelas dengan Seungmin. Tapi sepertinya orang yang berada dibelakang Jisung tau kemana perginya Changbin. Siapa lagi kalau bukan Minho, dia kan satu kelas dengan Changbin.

"Perasaan tadi Changbin balik sama Felix deh Min." Celetuk Minho dengan wajah sok polosnya.

"Apa?! Kok dia ga nungguin gue?" Tanpa Seungmin sadari nada bicaranya kini mulai berubah dan naik satu oktaf.

"Iya deh soalnya tadi Changbin minjem mobil gue, katanya mau nganterin dulu Felix ke toko buku. Jadi terpaksa deh gue sama Jisung sayang harus panas-panasan naik motor si Changbin." Jelas Minho dengan wajah masam.

Wajah Seungmin sekarang sudah berubah menjadi muram, menyadari perubahan tersebut Hyunjin yang sedari tadi setia mengekori Seungmin pun angkat bicara.

"Udahlah mungkin mereka mau ngerjain tugas bareng, lu pulang bareng gue aja yuk." Ajak Hyunjin yang baik hati dan tidak sombong kepada Seungmin.

"Tapi kan rumah kita beda arah Hyun, gue gamau ngerepotin lo. Gue pulang naik bis aja." Tolak halus Seungmin. Tapi bukan Hyunjin namanya kalau tidak bisa  menaklukan sesuatu. (Terkecuali hati Seungmin yang sampai sekarang belum bisa ia taklukan).

"Udah ayo bareng gue aja, kalo lo naik bis nanti lo harus nunggu dihalte gimana kalo nanti ada om-om lewat gangguin lo, gimana nanti kalo dalem bis ada yang nyulik lo?" Ucap Hyunjin berlebihan. Seungmin hanya tersenyum menanggapin kehebohan Hyunjin tersebut.

"Iya bener Min lu balik bareng Hyunjin aja sonoh." Suruh Minho dan di dukung anggukkan oleh Jisung.

Seungmin pasrah dan akhirnya mengangguk setuju dengan ajakan Hyunjin.

PLEASE (hyunmin)Where stories live. Discover now