Prolog

21 2 0
                                        

"Deg deg deg"

"Gila-gila kelas gue kedatangan murid baru. Dia Cewek, cantik banget sumpah" teriak Eza antusias kepada dua sahabatnya Raka dan Alan.

"Seriua lo? Asek bisa gue gebet ni" Timpal Alan tak kalah semangat.

Raka hanya memutar bola matanya. Jengah melihat tingkah kedua sahabatnya.

"Nama tu cewek sapa za?" tanya Alan.

"Nama tu cewek..." Eza tampak berpikir.

"Gue Lupa" jawab Eza dengan cengirannya.

"Eh kutil kuda. Baru tadi lo udah lupa, dasar laknat lo" Alan terlihat kesal dengan Eza.

"Yee namanya juga manusia ya bisa lupa kali. Tapii seinget gue nama dia tuuu Rai...Raissa, Risa apa risoles ya?"   Eza nampak sedang berpikir serius.

"Hahaha Namanya risoles? Aneh banget" Alan terkekeh.

Disisi Lain terlihat Raka yang masih sibuk memainkan Game mobile legend. Dia tak menghiraukan ucapan dua kawan karibnya.

Brukk..

Terdengar suara seseorang terjatuh.
Alan dan Eza pun menoleh untuk melihat siapa yang terjatuh.

"Aww" rintih seorang gadis yang terjatuh tadi.

Raka yang tadinya asik memainkan game nya kini ikut menoleh ketika mendengar rintihan gadis itu.

"Naahhh itu dia anak barunya. Si risoles" tunjuk Eza kepada gadis yang tengah tersungkur dilantai.

Raka beranjak dari kursinya dan membantu gadis itu untuk bangun.
Rambut gadis itu acak-acakan sehingga menutupi wajahnya.
Raka merapikan rambut gadis itu untuk melihat wajahnya.

"Raka?" "Resha?" ucap keduanya bersamaan.

Raka menatap mata Resha dalam, begitupun dengan Resha.

Degupan jantung mereka seakan beradu tak karuan.

-kenapa perasaan ini masih sama? Batin Resha.

-kenapa degupan ini masih terasa? Batin Raka.

***

Gimana?? Prolog dede masih gaje yaa..😞
Makasih man teman udah mau baca cerita gaje dede ini.😘

Salam dari penulis bau minyak kapak ini😘😘😘
Dede sayang kalian😍

UNSTOPPABLEWhere stories live. Discover now