Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

DD 1

98 13 0
                                        

"Ihhh, jangan jitakin kepala gue dong, gue kan cewek"
Decak Amara Kesal sambil mengusap-usap jidatnya yang sakit.

"Lu sih gangguin kita main basket aja. Sana lu!! Beli anak ayam warna warni di alun-alun buat mainan lu"
Teriak Danu sambil berlari mendrible bola basket itu.

"Itu bukan anak ayam warna-warni.. itu anak ayam cabe-cabean anjir.."
Kekeh Nizhar yang tengah asik merebut bola basket itu dari Danu.

Amara hanya berdecih sambil ngomel-ngomel sendiri lalu pulang ke rumahnya. Mereka berdua menghentikan permainannya.

"Eh...lu sih Zhar buat dia marah"

"Lu yang buat dia ngambek bangke"

"Kok gua.. yaa lu lah"

"Lu tolol"

"Lu njir.."

"Lu"

"Lu bangke"

***
Sesampai di sekolah Nizhar dan Danu langsung menghampiri Amara yang sedang manyun-manyun gak jelas.

"Maafin gue ya..."
Nizhar lalu menggoncang-goncangkan Amara

"Iyaa maafin gw juga"
Sahut Danu sambil menggaruk-garuk tengkuknya yang tidak gatal. Amara menepis tangan Nizhar kuat dan menatap mereka berdua dengan tajam

"Boleh.. tapi ada syaratnya"

"Apa??"
Sahut mereka berdua serempak

"Traktirin gue seblak sama cireng mba Yati"

"Njir..."
Umpat Nizhar pelan.

"Seblaknya mba Yati mahal tau.."
Keluh Danu dan memasang muka datarnya

"Gak mau tau... beliin...!!!"
Paksa Amara. Mereka berdua pasrah dan mengangguki permintaan sahabat perempuannya itu.

"Ya udh ayo.."
Kata Nizhar

Mereka pun menuju ke kantin tepatnya di warung mba Yati.

"Mba cireng nya 3 + seblaknya 1"
Teriak Nizhar

"Lu tuh jadi cewe cerewet banget sih"
Kata Danu

"Biarin.."
Timpal Amara

Tak lama kemudian, mba Yati datang dengan cireng dan seblak di nampan nya. Mereka pun langsung memakannya.

"Makan pelan-pelan atuh neng.."
Kata Nizhar sambil mengacak pelan rambut Amara

"Hooh makannya pelan-pelan ntar lu keselek"

"Uhuk..uhuk..uhuk..."

"Nah lah kan keselek beneran"
Kata Danu,lalu Danu mengambilkan minum untuk Amara

*******
"Anak-anak kita kedatangan murid baru, ayo masuk"
Kata bu Aini

Anak baru tersebut masuk ke dalam kelas. Lalu bu Aini menyuruh anak tersebut untuk memperkenalkan dirinya.

"Perkenalkan nama saya Tsafadira Syahda, saya pindahan dari kota Bogor, kalian bisa panggil saya Tsafa"

"Apakah ada yang mau di tanyakan?"

"Tidak bu.."

"Baiklah.. sekarang Tsafa bisa duduk di bangku kosong itu"

Tsafa pun duduk di bangku kosong tersebut yang bersebelahan dengan Danu, ketika Tsafa berkenalan dengan Danu, Danu hanya meliriknya.

"Nama gua Danu"
Danu mengatakan itu dengan sikap dinginnya.

"Ohh ok"
Timpal Tsafa

Kring....
Bel istirahat pun berbunyi. Lalu Amara dan Nizhar menuju ke bangku Danu untuk mengajak Danu ke kantin

"Danu ayo ke kantin"

"Ntar.. gue rapiin buku gue dlu.."

"Iyee.. ehh Tsafa lu kgak ke kantin?"

"Hem.. iyaa..."
Kata Tsafa sambil senyum malu

"Ke kantin bareng kita yuk"

"Biar aja kali Ra klo dia emang maunya di kelas"
Kata Danu dengan nada cueknya.

"Ihh kamu mah gitu.. ayok Tsafa..."
Tanpa menunggu jawaban dari Tsafa, Amara pun langsung menarik tangan Tsafa. Danu dan Nizhar yang melihat kelakuan Amara, hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya.

***

Ketika Amara,Danu,dan Nizhar menuju parkiran mobil untuk pulang bareng, Amara melihat Tsafa yang pulang dengan berjalan kaki.

"Ehh Danu Nizhar tunggu dulu.."
Kata Amara

"Kenapa?"
Tanya Nizhar dan Danu

"Liat tuh.. Tsafa pulangnya jalan kaki.."

"Trus..??"

"Ihh kamu mah Danu gak peka.. kita ajak pulang Tsafa bareng yuk.. boleh yaa Danu...??"
Kata Amara sambil memohon ke Danu

"Gak.. gue gak mau. Udh ahh ayo pulang"

Lalu Danu menarik tangan Amara menuju mobil. Amara hanya bisa manyun karena Danu tidak mengijinkan Tsafa untuk pulang bareng mereka.

***

"Gue suka sama Tsafa...dia cantik,baik, manis pula..."
Lirih Amara

"Iya"
Kata Nizhar

Tidak lama kemudian, sampailah mereka di rumah Amara. Lalu Amara masuk ke rumah. Danu dan Nizhar pun ikut masuk ke rumah Amara, mereka menemani karena orang tua Amara sedang bekerja di luar kota.

"Mau makan atau minum??"
Tanya Amara

"Klo dua-duanya boleh gak cantik"
Jawab Nizhar sambil senyum-senyum gak jelas

"Lu tuh klo soal makan selalu no 1"
Kata Danu sambil tertawa sinis

Amara pun langsung membikin makanan dan minuman untuk ke dua sahabtnya tersebut. Setelah selesai membikin makanan tersebut, Amara langsung menyuguhkan makanan dan minuman tersebut kepada sahabatnya itu. Ketika mereka sedang asik makan.. tiba-tiba Amara bertanya

"Danu... kmu knp sih..? Kok kayaknya gak suka sama Tsafa"

Danu pun tidak menjawab pertanyaan Amara, Danu malahan makin asik menikmati makanan yang di buat Amara

"Ihh Danu... jawab pertanyaanku.."
Kata Amara kesel sambil menggoncang-goncangkan tubuh Danu. Danu tetap tidak menjawabnya

"Raa.. lu kan tau sendiri gimana sifatnya Danu klo ke cewe-cewe, dia kan dingin banget.."
Kata Nizhar.

"Hem.. iyaa sih..."

"Udah lupakan ae"
Kata Danu dengan muka datar

Setelah Danu dan Nizhar selesai makan dan minum, mereka pamit pulang kepada Amara, karena sorenya mereka mau mengajarkan Amara bermain basket, jadi mereka pulang lebih cepat.

******
Tok...tok..tok...
"Raa..."

"Iyaa bentar..."

Amara pun keluar dari rumah.

"Udah siap??"
Tanya Nizhar.

"Udah kok..."
Jawab Amara dengan senyum lebar.

"Yaa udah ayo"
Kata Danu.

Sesampi mereka di lapangan basket, mereka pun mengajarkan Amara cara bermain basket. Amara pun senang karena akhirnya dia bisa bermain basket yaa walupun belum sempurna.
Tiba-tiba bola basket tersebut menggelinding ke jalan, tanpa sepengetahuan Nizhar dan Danu. Akhirnya Amara pun mengambil bola tersebut. Tiba-tiba...

"Amara..."
Teriak seorang perempuan.


😊😊😊😊😂😂
Hayy guys
Jangan bosen-bosen baca ceritaku...
Maaf kalo kurang greget.. masih awalan...

Jangan luoa vote...okok....😘😘😘

Salam
SRB..

Double DateStories to obsess over. Discover now