「Prologue」

31 12 8
                                        

Aku mencintaimu
dari jauh
Sejauh keberadaanmu
yang belum sanggup
Untuk kusentuh

— Kang Seulgi, yang sedang merindu.

🔼🔽🔼🔽🔼🔽


"KANG SEULGI!" Ketukan pintu yang sangat keras dan menganggu telinga wanita sipit yang masih berada di alam mimpi, "KANG SEULGI CEPET BANGUN ATAU GUA TINGGAL KE SEKOLAH!" Ucap sang kakak, mereka memang hanya tinggal berdua bersama para maid di sebuah rumah mewah, orang tua mereka tidak ada dirumah karena terlalu sibuk mengurusi segala macam bisnis.

Mendengar ancaman sang kakak yang akan meninggalkannya pergi ke sekolah, dia pun segera bangun, mandi, memakai baju dan menggunakan sedikit polesan dimukanya yang sudah cukup cantik. Dia langsung turun kebawah mengambil roti yang sudah disiapkan para maid dan berlari kedepan menemui sang kakak yang sudah ada didalam mobil Lamborghini Aventador putih yang dibelikan orang tua mereka untuk hadiah 17 tahun sang kakak.

Suho mulai melajukan mobilnya, "Chanyeol pindah lagi ke Indonesia." Ucapnya dingin sambil tetap menatap jalanan, Seulgi menatap kakaknya tak percaya "Lu tau dari mana kak?" tanya Seulgi tak percaya.

"Dia ngedm gua tadi malem, dia juga bakal masuk kelas yang sama kek lu. Jagain dia dek, bahasa dia masih bahasa Amrik, dia pasti belum terbiasa lagi sama bahasa sini."

"Kenapa dia pindah kesini kak? Kan dia bisa pindah ke Korea sama si Nara?"

"Katanya dia emang milih pindah kesini dek, dia kangen cinta pertamanya." Mendengar kata cinta pertama seorang Park Chanyeol, Seulgi seakan dimasukkan kedalam bara api, dia sangat marah. Kenapa seorang Park Chanyeol rela kembali lagi ke Indonesia hanya karena cinta pertamanya? Hei itu gila! Chanyeol merasakan cinta pertmanya saat dia masih berumur 8 tahun, yang benar saja!

Tak terasa mereka sudah sampai di sekolah, dan bertepatan dengan berdentingnya bel masuk. Seulgi memasuki kelasnya dengan mood yang sangat berantakan. "Gi? Lu kenapa?" tanya Son Seungwan atau Wendy, mendengar suara Wendy yang sedang bertanya pada Seulgi Bae Joo Hyun atau Irene pun membalikkan badannya dan melihat wajah Seulgi yang sangat kusut bak baju yang sudah diremas.

"Chan-" belum beres Seulgi memberi tahu apa yang terjadi wali kelas yang mendapat jadwal mengajar jam ini pun masuk, Irene dan Wendy pun langsung mengalihkan pandangan kedepan. "Anak-anak hari ini kita kedatangan murid baru yang berasalh dari Amerika." Sang guru pun memberi kode agar si murid baru agar memasuki kelas. "Perkenalkan nama saya Park Chanyeol, saya baru pindah dari Amerika karena ada beberapa kendala. Mohon bantuannya!" Sapa Park Chanyeol sambil membungkukkan kepalanya 90 derajat.

Wendy dan Irene pun membalikkan kepalanya lagi dan melihat Seulgi dengan artian 'kau berhutang beberapa penjelasan pada kami' "Chanyeol, kau bisa duduk bersama Seulgi." Chanyeol pun beranjak dari tempatnya dan duduk di sebelah Seulgi. "Anak-anak buka buku kalian halaman 127." Seulgi pun membuka bukunya dan Chanyeol menyenggol sikut Seulgi, Seulgi melihat muka Chanyeol yang sedang memberi kode 'gua gapunya bukunya, bedua dulu.' Seulgi pun membagi bukunya dengan Chanyeol.

Chanyeol menyobekkan kertas pada bukunya dan menulis.

"Pulang sekolah temenin gua beli buku ya?" dan Seulgi pun membalas "Hmm iye." Chanyeol bertanya lagi pada Seulgi "Inget gua kan?" , " Iya kali." 

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 04, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

MineWhere stories live. Discover now