PROLOG

28 5 4
                                        


       Ada pepatah yang mengatakan kalau, Tak kenal maka tak sayang, maka dari itu, gue mau ngajak kalian buat kenalan sama makhluk-makhluk yang akan nongol di cerita ini.

Here we go...


Angkasa Barat. Cowok resek yang paling gue benci di sekolah. Bukan Cuma karena sikapnya yang tengil, serentetan kenakalan yang dia buat selalu bikin gue pengen gampar mukanya bolak-balik. Tapi dengan wajah tampan dan jabatan "Ketua OSIS" yang dia sandang seakan membuat orang terlena, gak peduli di mau ngerokok di rooftop, ketauan lagi grepe-grepe sama cewek di kamar mandi, pokoknya imej-nya dia di depan guru dan para siswi itu selalu 'suci'.

Samudera Selatan. Cowok bengal kedua yang selalu bikin gue geleng-geleng. Tapi dibanding fakboi jahanam yang tadi, Atan—panggilan unyuknya—lebih mending 10%. Selain karena mukanya yang polos-polos bangsat, dia juga orangnya rada 'dodol' minta digaplok. Meski dia wakil geng cowok bengal—yang tentu aja diketuai oleh si fakboi—dia gak pernah katauan lagi ah uh ah uh sama cewek random di gedung belakang sekolah. Tapi tetep aja kalau yang namanya anggota geng cowok bengal pasti bakalan gue BENCI orangya.

Mentari Timur. Princess kesayangan mama dan papa. Gimana enggak, tiap hari dia dianterin ke sekolah naik mobil mewah, bak princess-princess yang lagi naik kereta kuda pas mau ke pesta dansa. Orangnya sih kalem dan gak terlalu mencolok, bikin dia jadi golongan tak kasat mata—kecuali kalau dilhat dari golongan siswa-siswi yang tajir pake begete, ya pasti masuk kedalamnya—tapi lo semua gak akan tau apa yang ada di balik wajah polos tanpa dosa-nya. Karena gak semua yang dia tampilin itu real.

Putri Mahesa Utara. Orang-orang nyebutnya 'Pentolan mandiri', kemana-mana sendiri, di kantin sendiri, di kelas sendiri, tugas kelompok pun ia kerjakan sendiri. Bukan karena gak ada yang mau temenan ama dia, tapi lebih karena takut sama tatapan tajam nan menyeramkannya. Beda sama orang lain yang kebanyakan pada punya geng—sepertinya geng itu sudah menjadi sebuah tradisi di SMA Bunga Bangsa—dia kalau mau berantem sama geng motor sekalipun pasti sendirian, karena yang lain pada takut, takut dibantai sama 'The Child of The Dame' nya SMA Bunga Bangsa. Dan yang bikin gue bingung adalah walaupun sudah banyak kenakalan yang ia lakukan, tapi ia adalah penyandang peringkat satu akademik umum di SMA Bunga Bangsa. Ya, jadi 5% dari dia gak buruk-buruk amat.

Alfandra Parameswara. Mantan KetOs. Mas-mas kelas XII yang satu ini gombalnya tak terkira, tiap kali gue nge-chat dia pasti ujung-ujungnya gombalan gembel ia keluarkan. Tapi, ya mau gimana lagi ya, karena gue sebagai WaketOs yang baru, dan KetOs yang tahun lalu udah pindah, jadi gue masih harus berkonsultasi sama dia. Tapi hanya sebatas teman lho ya,, ingat!

Lah, terus gue siapa? Hehe, gue cuma cewek biasa kok, biasa dibilang cantik, biasa dibilang imut, hehe, nggak deng. Tapi yang paling nyata adalah biasanya gue selalu menjadi nomor 2. Ya, nomor DUA. Pemilihan KetOs gue jadi nomor dua—makanya sekarang gue cuma jadi wakil—peringkat akademik umum juga nomor dua, yaa, semoga aja gue gak jadi nomor dua di hatinya doi. Eaaa,,, ya pokoknya gitu, gue mah apah, Cuma ketua geng cewek caem, kalau dianter ke sekolah Cuma naik mobil Alphard, Cuma anak dari juragan minyak, Cuma lhoo, Cuma!


Gue berada diantara orang-orang yang gak gue ngerti keadaannya. Berada diantara KetOs dan SekOs(fakboi dan Atan) yang gak gue ngerti gunanya apa, ya, karena mereka Cuma bisa bikin onar di sekolah. Harus selalu mengawasi pentolah nomor 1 di sekolah, yang gue gak ngerti kenapa anak cewek kayak dia—yang sebenernya komoknya cantik nan lucu—bisa sebegitu nakalnya. Harus satu kelas sama Princess yang amat pendiam, dan gue menyimpan rasa penasaran yang amat besar, mengapa ia bersikap seolah gak peduli, ralat, bukan gak peduli sih, Cuma ya, kayak gak mau berbaur gitu sama orang di sekitarnya. Dan gue harus tetap berkonsultasi dan berada di bawah bimbingan ManKetOs yang gue gak tau lagi kenapa ia bisa amat caper kalau gue lagi di dekat dia, tingkahnya bikin gue eneg,sumpah.



                                                                    ~~~~~***~~~~~


sekian dan terima kasih

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 25, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

The DecisionWhere stories live. Discover now