1

1K 96 5
                                        

            

                          Matahari mulai terbit dari ufuk timur seperti biasanya. Cahaya yang mulai merambat menembus lapisan kaca jendela disebuah kamar milik pemuda manis yang tengah bersiap-siap untuk mulai beraktifitas seperti biasanya.

Dia Jeon Jungkook pemuda manis berumur 17 tahun putra tunggal dari pasangan Jeon Sehun dengan Jeon Luhan. Siapa yang tak kenal keluarga mereka? HAHAHA MUSTAHIL!

Jeon Sehun pemimpin dari Jeon Corp yaitu perusahan besar di Korea selatan yang menekuni bidang konstruksi. Jeon Luhan seorang mantan model yang amat disegani karena kecantikan dan prestasi dibidang modelling yang dimilikinya. Dan Jeon Jungkook sang primadona sekolah yang mampu meluluh lantahkan hati para pria dominan serta wanita pemujanya dengan ketampanan yang merangkap imut serta kepintaran yang dimilikinya.

   Pagi ini Jungkook sedang bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah karena sekarang adalah ujian terakhirnya di Bangtan senior high school. Bangtan senior high school adalah sekolah bertaraf internasional yang menjadi pilihan terfavorit dikalangan orang berdompet tebal. Ya sekolah para anak konglomerat dibilang.

Ditengahnya sedang bersiap eomma Jungkook memanggilnya agar segera turun dari kamar.

      "Kookie-ah palli! Ini sudah jam 07.55 nakk nanti kau akan telatt kesekolah !!". Teriak Luhan.

       Jungkook yang mendengar teriakan eommanya langsung melihat kearah jam dikamarnya.

      'Astaga aku akan telat!' Batin jungkook.

     "Ne eomma Kookie berangkat sekarang!" Sahut Jungkook sambil berlari menuruni tangga.

 
    Diperjalanan menuju sekolah Jungkook diantar oleh supir pribadi keluarga Jeon yaitu Choi ahjussi. Choi ahjussi sudah bekerja pada keluarga Jeon bersama istrinya dari saat istri Jeon Sehun yaitu Jeon Luhan hamil. Mereka sangat menyayangi jungkook karena mereka tak memiliki anak. Jungkook pun begitu karena mereka telah merawatnya sejak kecil.

     "Tuan muda apakah anda sudah sarapan tadi pagi?". Tanya Choi ahjussi disela keheningan dalam mobil.

     "Belum paman, aku sangat grogi menghadapi ujian sehingga melupakan semua hal." Sahut Jungkook.

      "Apakah tuan muda lapar? Paman membawa sebuah roti, apakah anda mau?." Tanya Choi ahjussi.

     "Terima kasih paman tapi aku akan sarapan disekolah saja bersama teman-temanku." Sahut Jungkook.

      "Baiklahh kalau begituu, kita sudah sampai disekolah tuan." Jawab Choi ahjussi sambil tersenyum.

      Jungkook turun dari mobil dan melambai-lambaikan tangannya pada Choi ahjussi.
     
      "Daaa pamann hati-hati dijalann...." ucap jungkook.

  Jungkook berjalan memasuki sekolah, sepi itu yang dia lihatnya. Ya dia terlambat sekarang dan ujian pasti sudah dimulai.
 
    'Mati aku sekarang' batinnya
   
Jungkook berlari dikoridor sekolah dan memasuki ruangan ujiannya terburu-buru. Pintu kelas didobraknya dan membuat terkejut semua orang didalam kelas.

     "Maaf saemm aku terlambat" kata yang terlontar dari mulut Jungkook.

     "Kau tak tau ini ujian?! Hahh?!! Kenapa kau terlambat Jungkook?!!" Bentak songsaemnim yang mengawas.

Do You Care? v.kWhere stories live. Discover now