P R O L O G

17 1 0
                                        

Maaf banget ya, yang kemarin kalian baca itu aku hapus soal nya waktu aku baca ulang cerita nya rada aneh dan ngaur.

Kalau ada typo maaf-maaf aja ya masih awal-awal. Semoga kalian suka💜

Happyreading💜.

***
"Truth or Dare?" Natalia meminum jus jeruk nya menunggu jawaban dari kembaran nya. Nathaniel.

Nathaniel melipat ke dua tangan nya ke dada. "Dare."

Natalia melihat keseliling mencari inspirasi yang akan ia jadikan Dare. "Deketin cewek itu terus ajak pacaran!"

Nathaniel melihat ke arah objek yang di tunjuk dengan Natalia. "Oke siapa takut!"

Nathaniel dan juga Natalia mensudahi permainan Truth or Dare. Mereka melanjutkan makan mie ayam yang belum mereka habiskan.

Nathaniel berdiri meninggalkan Natalia yang masih memakan mie ayam, ia menyusul cewek yang tadi di jadikan Dare oleh Natalia.

"Woi!!" Cewek yang sedang berjalan beberapa langkah dari Nathaniel berhenti dan melihat ke arah belakang.

Nathaniel berlari ke arah nya, "Nama lo siapa?"

Cewek itu menyatukan alis nya melihat Nathaniel. "Tiara kak"

Nathaniel mengangguk dan menarik Tiara ke tengah lapangan.

"Diem disini!" suara Nathaniel seperti memerintah.

Keringat dingin di pelipis Tiara mulai bercucuran, ia sekarang menjadi objek di tengah lapangan.

"FADIL AMBILIN SPEAKER!" merasa di teriaki dengan Nathaniel, Fadil buru-buru mengambil speaker yang tadi di suruh Nathaniel.

Natalia yang melihat Fadil buru-buru menyatukan alisnya, "Kamu ngapain?"

"Kembaran kamu ribet banget si, aku di suruh ngambil speaker."

Natalia menambah binggung. "Ngapain?"

"Mau nembak cewek kayak nya."

Fadil melanjutkan jalan nya meninggalkan Natalia.

Natalia baru sadar, kembaran nya memang gila.

"Nih." Fadil memberikan speaker kepada Nathaniel dan berlari menuju kerumunan.

"Dia mau nembak Tiara." Natalia melipat tangan nya di dada melihat ke gilaan kembaran nya.

Fadil menengok dan mengangguk mengiyakan perkataan kekasihnya.

Tiara sudah tidak tahan dengan deguban jantung nya. Apa yang akan di katakan seorang Nathaniel?

Semua pertanyaan di otak Tiara sangat banyak. Apa maksud dari semua ini?

Nathaniel menghela napas nya dalam. "Tiara, Do you my girlfriend?"

Tiara mematung di tempat. Baru saja sepuluh menit yang lalu ia berkenalan dengan Nathaniel. Bahkan ia tidak sempat menanya balik.

"Maksud?" ucap Tiara.

Semua yang melihat kejadian itu berteriak histeris.

"Lo mau gak jadi pacar gue?" Nathaniel mengulang ucapan nya menggunakan bahasa Indonesia.

Karena ia menggunakan speaker maka dari itu seisi Sma Selit mendengar mungkin ibu nya juga akan mendengar yang sekarang berada di ruang kepala sekolah.

Nathaniel menghela napas nya menunggu jawaban Tiara. Jujur ia tidak suka jadi bahan tontonan.

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Mar 31, 2018 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

PerfectDonde viven las historias. Descúbrelo ahora