bagian 1

40 1 0
                                        

Lamunanku terhenti saat jam menunjukkan pukul 13.30. 

"apa ini penjara?? 

Bukankah menyebalkan terkurung disini seharian"??.

 Maklum sekolah kami termaksud sekolah yang elit di Negara ini, sehingga menerapkan sistem belajar sekolah sehari penuh. Kulangkahkan kakiku keluar kelas dengan malas.

 Istirahat kadang membosankan. Jalan dilorong yang sepi dengan pemandangan dan suasana yang tenang membuatku melupakan semua bebanku. Tidak semua sih karna....
.
.
 "huh apa-apaan itu !!

 kenapa ada dua nenek sihir disana?.. mencurigakan.

Apalah daya karna sudah terlanjur, mau putar balik malas. Kurasa kali ini aku harus ikut bermain bersama mereka. Mungkin akan menyenagkan.
Gerutu ku sambil terus berjalan.

Srekkkk...... 

wah ternyata dugaanku benar. Dengan sigap ditariknya tanganku dengan paksa, mereka membawaku kesebuah ruangan yang entah dimana.
Maklum aku adalah murit baru disini. Baru minggu lalu aku datang dan masuk kesini.
Langkah mereka terhenti disebuah ruangan yang asing bagiku. Aroma debu yang kuat menyeruak mencekik rongga hidungku. 
.
.
Brakkk ....!! 
.
.
Karna terlalu asik mengamati ruangan itu aku sampai lupa pada kedua nenek sihir ini. 
.
.
Awwww..!! 
.
.
tubuhku yang menabrak meja akibat dorongan si ketua nenek sihir ini terasa nyeri.
.
Oh ya dua nenek sihir itu bernama hera dan servia mereka adalah dua orang yang tidak suka dengan kehadiranku di sekolah ini.
Dari berita yang kudengar hera adalah anak dari seorang investor asing yang sangat berpengaruh pada sekolah ini.
Kabar yang beredar juga mengatakan bahwa ayahnya adalah orang yang sangat baik hati dan dermawan. Namun siapa sangka anaknya seperti cacing kepanasan.
sedangkan servia adalah teman dari ayahnya hera begitulah rumor yang kudengar dari gossip anak-anak dikelas.

Rasa nyeri yang kurasakan itu menghilang seketika.
karena mataku menangkap sesuatu yang sangat elok di diseberang sana. Lewat jendela tua dibawah pohon rindang, menampilkan sesuatu yang menakjubkan.
Sesuatu yang mirip dengan air terjun degan kecepatan yang lambat, namun pasti.
Bunyi yang nyaring bak melodi namun sesekali berhenti, dan hamparan rumput layu.
Sangat indah buakan,
rumput layu???...
Maksudku seseorang yang memiliki rambut pirang nan elok itu.
Apakah gerangan yang membuat seorang pria yang memiliki bola mata yang berlainan dan wajah bak pemandangan itu menangis disana? Kupandangi bola mata miliknya biru dan hijau.
berpadu sangat cantik.
.
Wahhhh...............!!

Srakkkk.......!!

Aw awww...!! 
.
.
Aku terkejud dengan tarikan tanganya dirambutku.

 Wahhhhhhhhhhbagaimana aku bias lupa dengan dua nenek sihir ini??

 Haisssss menyebalkan.

Apaaaaaaaaa.....!! kaubilang kami menyebalkan?? 

hai semua trimakasih menyempatkan waktunya untuk membaca karya saya yang masih sangat jauh dari kata bagus jika suka tolong tinggalkan komentar anda trimakasih.

 maaf ya ini baru belajar buat jadi begitulah heheheheehh.......................>_< >_< >_<gambar yang saya gunakan bukanlah gambar saya. saya hanya memberitahu...saya masih amatiran jadi mohon dimaklumkan ya hahahha   >_<   >_<.....

We live and lie💔💔Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora