Author POV
Saat Jennie sudah sampai di hadapan Irene. Ia memulai percakapan.
"Kau tahu aku habis bertemu dengan siapa?" ucap Jennie dengan sangat norak. _-
"Mana mungkin aku tahu, kau saja belum cerita." jawab Irene dengan heran.
"Aku habis bertemu dengan Jin. Murid terpopuler di sini!" ujar Jennie dengan sangat bahagia.
"Trus aku harus ngomong apa!" ucap Irene kembali.
"Halah kau ini...... Tidak tahu aku sedang bahagia aja." _-
"Iyah iyah."
Seoul, south korea. Pukul 14.30. Saat bel selesai istirahat berbunyi.
Dalam keadaan di kelas. Jennie masih terbayang-bayang dengan mukanya Jin. Soalnya mereka itu beda kelas, dan Jin itu terkadang cuek.
Didalam kelas yang sangat berisik. Karna guru sedang rapat.
"Kau ini usil saja kerjanya." _- ucap Irene kepada Kai.
"Kenapa? Memang tidak boleh, kau ini kan pacarku." ujar Kai terhadap Irene.
"Aku tahu.... Tapi ini hal yang membosankan." _- jawab Irene
"Ya sudah.... Nanti pulang kau mau kemana."
"Aku ingin ke DONGDAEMUN." ucap Irene dengan manja.
"Baiklah sayang."
Seoul, south korea. Pukul 16.30. Bel berbunyi waktu pulang sekolah.
Dimana siswa/siswi berkeluaran dengan sangat ribut. Kai dan Irene berpegangan tangan. Sedangkan Jennie hanya seperti orang kebingungan. Dari kebingungannya itu, ia hampir saja tertabrak oleh sekumpulan anak lelaki yang di cap sebagai murid ternakal.
"Awas!" ucap Jin kepada Jennie.
Jin lalu menarik tangan Jennie dengan bertanya.
"Apakah kau baik-baik saja?" tanya Jin kepada Jennie.
"Yah... Aku baik-baik saja!" jawab Jennie dengan senang.
"Syukurlah."
Dengan jantung yang berdetak kencang, Jennie pun malu untuk memulai obrolan. Dan tiba-tiba Jin pun berkata.
"Apakah kau sudah makan?" tanya Jin kepadanya.
"Ah, ah.. A-aku aku belum sempat makan." jawab Jennie dengan rasa canggung.
"Maksudmu! apa kau belum makan?" ujar Jin
"Ah.. Iyah, aku belum makan. Karna saat istirahat tadi perutku sangat sakit." ucapnya dengan lesu.
"Oh... Ya sudah, kau ku ajak makan di Tavolo 24."
Dengan sangat percaya diri, Jin pun mengajak Jennie untuk makan di restaurant Tavolo 24. Yang berada di seoul.
Saat selesai makan, Jin mengantarkan Jennie pulang menggunakan mobil mewahnya itu.
Ketika sampai di rumah Jennie.
" Apakah kau ingin turun dulu, dan minum Coffee di rumahku." tanya Jennie kepada Jin.
"Ah... Tak usah repot-repot. Lagi pula aku alergi terhadap Coffee." jawab Jin kepada Jennie.
"Oh.. Begitu yah. Ya sudah tidak apa-apa." ujar Jennie.
"Oh iyah aku lupa. Kita kan belum kenalan!"
"Nama aku Kim Seok Jin." jawab Jin dengan sangat enteng.
"Nama aku Kim Jennie." jawabnya kembali.
"Ya sudah, kita kan sudah kenalan. Aku ingin pulang dulu yah! Sampai jumpa esok." ucap Jin kepada Jennie yang ingin pamitan.
"Ah iyah, Gomaweo untuk makannya." jawab Jennie.
"Iyah, Cheonmaneyo."
Jin pun pulang sehabis berpamitan dengan Jennie.
Perhatian: Maaf untuk chapter sebelumnya, dan yang tidak ada judulnya. Aku tidak sengaja melakukan itu. Karna itu juga ada efek dari hp ku.
Untuk chapter 2 itu aku menggantinya menjadi chapter 2 (real), dan untuk seterusnya aku tidak akan memakai kata (real) lagi. Gomaweo untuk yang bisa mengerti😊😊
YOU ARE READING
FriendZone
Romance"Chan.... Aku menyayangimu" - Jennie "Aku juga menyayangimu....." - Chanyeol "Menyayangimu sebagai seorang sahabat!" - lanjut Chanyeol Gimana,, suka gak? Ini kolab dari Erzara Reyvinda 05 dan Zalza Zabila. Semoga kalian suka
