Happy Reading Bestie
*
*
*
"Doyoung !!! Semangat !!!" Teriak gadis yang membawa papan nama berisi kata-kata penyemangat yang terbuat dari sterofom dilapisi kertas karton. Gadis itu duduk di tribun paling atas bersama kedua teman-teman nya.
DOYOUNG SEMANGAT, SEBLAK MENANTIMU !!!
Seperti itulah kata-kata yang tertulis.
Gadis itu bernama Na Liyara. Dia sedang menyemangati sahabat nya bernama Kim Doyoung, seorang kapten basket di sekolah nya. Betapa Liya begitu menyukai sahabat nya sendiri. Menyukai Doyoung yang bersimbah keringat dari dahi nya. Doyoung tampan dan tinggi. Jangan salahkan Liya, yang diam-diam menyukai seorang Kim Doyoung.
"Liya, memang ada duit buat beliin Doyoung seblak? Bukannya tadi duit lo udah abis buat nambal ban nya si Ojun?" Ucap Jihan
"Ini kace doang woy. Biar si Doyoung semangat aja. Kalo dia menang, gua bakal ajak di makan seblak. Tapi tetep dia yang bayar." Jawab Liya dengan Enteng.
Hara menggelangkan kepalanya mendengar jawaban dari Liya. "Kasian Doyoung punya sahabat kayak lo."
Liya hanya menunjukan gigi kelinci nya. Kini matanya kembali fokus ke pertandingan yang sebentar lagi akan usai. Doyoung bermain begitu sangat lihai. Laki-laki itu begitu banyak mencetak poin untuk tim nya. Tim lawan pun tertinggal sangat jauh, sehingga peluang menang mereka itu sangat besar.
Hingga kemudian, pertandingan usai. Benar saja, Doyoung dan tim nya memenangkan pertandingan ini. Liya buru-buru beranjak bangun untuk mendekat ke tempat Doyoung untuk memberinya minum.
"Gua samperin Doyoung dulu ya." Liya meminta izin kepada teman-temannya untuk menghampiri Doyoung, dan mereka mengangguk setuju.
Laki-laki itu, sedang mengelap keringat nya dengan handuk kecil
pemberiannya waktu ulang tahunnya tahun lalu. Liya senang, Doyoung masih memakainya sampai saat ini.
Langkahnya terhenti ketika seorang siswa perempuan terlebih dahulu mendekat ke arah Doyoung dan memberikan nya minum. Doyoung menerima nya, dan Liya hanya bisa menatap botol minuman yang ia pegang. Liya berbalik arah, tidak jadi memberi Doyoung minum. Tapi, suara laki-laki itu terdengar di telinga nya.
"Liya." Panggil Doyoung. Liya merubah raut wajahnya yang semula suram kini menjadi ceria. Dia harus terlihat ceria di hadapan Doyoung. Liya mencoba, menyembunyikan rasa cemburu nya.
Liya menghampiri Doyoung dengan senyum mengembang "iya, kenapa lo manggil."
"Minum buat gua mana?" Tanya Doyoung. Tangannya terulur, meminta minuman kepada Liya.
"Itu di tangan lo udah ada minum."
"Gua gak suka minuman ini."
"Hah?" Liya bingung. Minuman yang di pegang Doyoung, sama saja dengan minuman yang dirinya pegang.
"Minum yang lo pegang itu buat gua kan?" Tanya nya
"Enak aja. Ini buat.." Liya gelagapan, sehingga mata nya melihat ke arah Yuta. Salah satu teman setim Doyoung.
"Buat siapa?"
"Yuta, ini minuman buat lo."
"Owh, thanks Ya. Tumbenan banget ngasih gua minum." Ucap Yuta
"Hehehe, mau gak? Kalo gak mau ya nanti gua kasih ke Taeyong."
"Yang di beliin cuma Yuta doang, kita-kita nya enggak." Dia Jungwoo. Cowok yang terlihat sangat lucu. Tapi, jika sudah berada di lapangan, pesona laki-laki nya keluar.
ŞİMDİ OKUDUĞUN
Love in silence { Kim Doyoung }
Hayran Kurgu[On Going] "Doyoung. Terimakasih sudah pernah menjadi seseorang yang mampu membalikan dunia gue ." -Na Liyara "Liyara. Kisah kita, apa hanya sebatas ini?" -Kim Doyoung *** Na Liyara, tanpa sadar menyukai sahabat nya sendiri, Kim Doyoung. Doyoung yan...
