Tidak akan ada cahaya yang kembali apabila luka itu terus kau timpa padaku, sedangkan aku hanyalah makhluk lemah.
-Keylla Riana Saputra
Ini benar di luar nalar pikiran sudah beribu-ribu kali tapi tak kunjung jua ada hari tenang untuk dirinya. Bahkan bagi dirinya tak berarti lagi isakan tangis.
Kini dia hanya dapat diam seribu bahasa menahan gejolak perih dihatinya yang kapan saja siap untuk meledak.
Beban dan masalah menghancurkan impian-impian kecil yang pernah terangkai dalam hidupnya.
Gadis berumur 17 tahun yang berjuang dan mempertahankan hidupnya yang mungkin sudah pupus dari segala harapan dan impiannya sendiri.
Setelah beranjak pergi meninggalkan rumah dalam keadaan dipenuhi amarah. Ia mencoba menepis kesedihannya yang begitu dalam dan melangkahkan kakinya setegar mungkin.
Keylla Riana Saputra gadis yang mampu berubah dalam waktu sesingkat mungkin dan menipu orang-orang disekitarnya.
YOU ARE READING
Termos Dan Bunglon
Teen Fiction"Key lo temen gue yang baik deh, doain gue yah biar sukses dapatin dia." "Sukses dapatin nilai bagus dulu, baru dia." "Sip sip okey." "Lo kapan sadar sih termos?" "Kapan-kapan hehe." Ternyata sesulit ini menjalankan kehidupan dengan penuh kesunyian...
