Play video di atas
BGM : EXO - Universe Music Box Cover
Genre : Romance, Hurt-Comfort
—————————
Langit Seoul sedang tidak bersahabat pagi ini. Hujan turun dengan derasnya sejak semalam, membuat pria jangkung semakin mendecih sebal karena dia diharuskan menghadiri rapat pagi-pagi sekali.
"Hati-hati di jalan, Chan! Jangan lupa minum vitamin yang sudah kusiapkan di tasmu! Di cuaca seperti ini sangat rentan terkena demam." Itu adalah pria kecil yang berbicara di ambang pintu mengantar si pria jangkung berangkat kerja.
"Nanti malam jangan menungguku pulang. Aku ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Aku tidak mau melihatmu kedinginan tidur di sofa seperti semalam. Aku berangkat dulu, Kyungsoo-ya"
"Baiklah, sampai ketemu nanti" ujar Kyungsoo melambai pada Chanyeol yang berlari menuju mobilnya yang diparkir di depan pagar.
Kyungsoo menghela napas panjang. Hari ini sama seperti hari-hari sebelumnya. Chanyeol tidak memberinya ciuman di keningnya saat dia akan berangkat kerja, tidak seperti saat awal-awal mereka menikah. Kyungsoo berusaha memakluminya. Keadaan suaminya yang saat ini berstatus sebagai seorang produser di suatu agensi musik terbesar di Korea membuatnya sangat sibuk. Sehingga mereka jarang bermesra-mesraan seperti dulu. Bahkan skinship seperti ciuman di pipi maupun kening sudah sangat jarang sekali. Kyungsoo tidak ingin membahas dan meminta hal itu pada Chanyeol saat dia pulang ke rumah. Karena Chanyeol selalu terlihat sangat suntuk dan lelah, sehingga Kyungsoo tidak ingin mengganggunya dengan bahasan yang sangat sepele seperti itu. Kyungsoo hanya berusaha melayani suaminya dengan sebaik-baiknya.
Jam sudah menunjukkan pukul 10.00. Kyungsoo memakai mantel hangatnya dan mengambil payungnya. Tak lupa ia memakai sepatu boot karet berwarna kuning karena jalanan pasti becek karena hujan. Kyungsoo berjalan sambil menggigil kedinginan karena angin musim gugur yang berhembus kencang. Sesampainya di sebuah toko bunga, dia mengeluarkan kunci dan membuka pintu. Selanjutnya dia memasang tanda "BUKA" di pintunya. Yah, Kyungsoo adalah seorang florist. Dia sangat mencintai pekerjaannya ini. Menurutnya, segala hal yang tidak bisa diungkapkan oleh kata-kata, bisa diungkapkan oleh bunga. Dari pekerjaannya ini pula dia dipertemukan dengan kekasih hatinya, Park Chanyeol.
Saat itu, 5 tahun yang lalu, Kyungsoo masih seorang karyawan di sebuah toko bunga di pusat kota. Dia bekerja mengantarkan karangan bunga. Saat itu, dia ditugaskan untuk mengantarkan bunga ke sebuah agensi besar yang baru saja diresmikan. Karena tubuhnya yang kecil dan dia diharuskan membawa sebuah karangan bunga yang melampaui tubuhnya, dia berjalan tanpa bisa melihat ke depan. Tanpa sengaja dia menabrak seorang pria. Alhasil, keduanya beserta karangan bunga tersebut terjatuh tertelungkup dengan posisi Kyungsoo berada di atas karangan bunga dan pria itu. Pria itu yang tak lain dan tak bukan adalah Park Chanyeol, seorang produser muda, terkejut namun tak bisa berbuat apa-apa karena tubuhnya tergencet karangan bunga. Tak berapa lama, orang-orang di sekitar sana berbondong-bondong menolong keduanya. Kyungsoo yang menyadari kesalahannya hanya bisa menunduk dan meminta maaf.
"Ma..maafkan sa..saya Tuan. Sa..saya tidak sengaja menabrak Tuan" ucap Kyungsoo sambil membungkuk-bungkukkan badannya di depan Chanyeol.
Chanyeol berdiri dan merapikan jasnya yang sedikit kusut setelah terjatuh. Dia menatap pria mungil yang membungkuk di hadapannya. Dia ikut menunduk berusaha melihat wajah si pria mungil.
"Hei, sudahlah tidak apa. Punggungmu apa tidak sakit membungkuk sampai seperti itu?" Ucap Chanyeol sambil tersenyum sangat manis. Kyungsoo mendongak takut-takut menatap Chanyeol.
YOU ARE READING
Stories of Melody | Chansoo
FanfictionStories of Melody berisi kumpulan kisah yang terinspirasi dari emosi tersembunyi dalam lagu-lagu EXO, menerjemahkan setiap nada dan melodi menjadi momen penuh cinta, kerinduan, dan persahabatan. Perjalanan Chanyeol dan Kyungsoo terlukis melalui alun...
