Prolog

15 1 1
                                        

"Lo ngapain? Merem sambil senyam senyum gitu?"

"Dengerin musik," jawabnya singkat tanpa membuka matanya.

Ia melihat kedua telinga Aneska, memastikan bahwa Aneska tidak memasang headset di telinganya.

"Gimana lo mau dengerin musik kalau lo nya aja gak pake headset."

"Ini.." Ia menunjuk-nunjuk ke sembarang arah, lalu berkata, "kicauan kicauan burung yang bernyanyi, suara aliran sungai yang deras, rintik hujan yang sunyi, suara ombak yang ganas, bahkan hembusan angin yg meniup dedaunan, itu semua kayak musik di telinga gue, nenangin banget tau gak, bisa bikin gue rileks," sambungnya dengan tenang.

Ia melirik sekilas pada wanita itu lalu tersenyum, kemudian mengalihkan pandangannya ke arah yg sama dengan Aneska.

Take AbackDonde viven las historias. Descúbrelo ahora