Dear Thomas
Aku tidak tau apa alasan aku menulis surat ini. Tapi aku ingin mengatakan kalau aku sangat mencintaimu.
Thomas, apakah kau ingat saat kita pertama kali bertemu di Markas Wicked? Tentu kau pasti takkan ingat karena itu terjadi sebelum kau masuk kedalam maze.
Aku tahu seberapa spesialnya kamu bagi Wicked. Aku tau bagaimana Wicked mengendalikan mu, Teresa, Aris dan Rachel. Aku ingat saat kau pergi bersama ku ke Scorch untuk mempersiapkan fase dua yang telah disiapkan oleh Dr. Paige
Aku juga tau bagaimana mereka menghapus ingatanmu dan teman temanmu sebelum masuk maze. Bahkan kau pun tak pernah ingat saat pertama kali kita bertemu. Yang kau ingat hanyalah pertemuan pertama kita saat kalian para glader berusaha kabur dari Scorch.
Aku ingat bagaimana saat kau menolong ku saat aku hampir menjadi crank. Aku juga ingin berterima kasih pada Dr. Mary yang telah membantu menyelamatkan ku dari virus gila ini meskipun dia sudah tiada tapi aku yakin dia pasti mendengar ucapan terima kasihku dialam sana.
Sejauh ini, aku tidak akan berhasil hidup tanpa mu, Jorge, Vince, Sonya, Harriet, Aris, Minho dan yang lain.
Aku juga mengingat bagaimana kau begitu setia kepada sahabat sahabat mu bahkan kau rela mengorbankan dirimu sendiri untuk menyelamatkan mereka. Aku ingat bagaimana kamu, newt, dan frypan menyelamatkan Minho dari Last City. Aku juga ingat saat aksi pertunjukan kita mengejar kereta wicked di padang pasir yang luas itu. Jujur saat itu aku takut, takut aku akan mati dan tidak akan melihatmu lagi.
Banyak kenangan-kenangan yang aku ingat bersama mu, dari saat aku menyelamatkan mu, newt dan frypan dari crank di terowongan, saat kita berhasil mencapai luar tembok last city dan masih banyak yang lainnya.
Aku sangat menyesali dan turut berduka atas kematian sahabat mu, Newt dan juga Teresa. Aku tau dulu kau mencintainya, dia adalah cinta pertama mu. Aku juga masih ingat betapa besar cintanya Teresa kepada mu, dia berusaha menolong mu dari kobaran api di gedung itu, bahkan ia mengorbankan dirinya sendiri untuk menyelamatkan mu.
Aku tau sampai saat ini kamu belum bisa melupakannya, aku juga tau kalau kau merindukannya. Aku tau selama ini kamu hanya menganggap ku adalah Teresa. Kamu tidak benar-benar mencintaiku. Aku tau aku tidak bisa berbuat besar seperti yang Teresa lakukan kepada mu, tapi aku selalu berusaha agar aku selalu menjadi yang terbaik untuk mu.
Dan sekarang kita hidup bersama di kota baru ini, Safe Heaven. Sudah beberapa tahun lalu kita menikah. Sekarang kita sudah memiliki putra yang tampan dan putri kecil yang cantik . Aku sangat menyayangi mereka berdua.
Aku tau kau tidak akan pernah mengizinkan aku untuk ikut dalam misi penyelamatan ini. Tapi aku tidak bisa meninggalkan tugas ku. Aku sudah berjanji dengan Jorge untuk selalu menemaninya. Aku tau Jorge tidak menyetujui ini. Tapi aku memaksanya. Aku harus menyelamatkan orang orang kebal lainnya yang berada di luar kota ini.
Aku tidak ingin kau pergi dari kota ini. Kota ini membutuhkan kau. Jadi aku ingin kau tetap disini dan bangun kota ini. Aku juga ingin menitip Putra kita, Roby yang sedikit lagi genap berusia 3 tahun.Tolong jaga dan rawat dia baik-baik, aku ingin dia jadi pemberani seperti mu. Dan aku juga ingin menitip putri kecil ku, Geby kepada mu. Tolong rawat dia dengan baik, dia masih balita. Jadilah ayah baik. Aku tidak tau aku akan kembali atau tidak, tapi aku percaya jika kau selalu bersama mereka.
Jika kau kesulitan, kau bisa meminta tolong kepada Sonya. Aku juga sudah menitipkan putra dan putri kita kepadanya dan Minho saat pernikahan mereka berdua bulan lalu.
Sepertinya aku sudahi saja surat ini. Aku berharap kau membacanya dan mengerti keputusan ku ini. Tolong jangan marah. Aku pergi tidak akan lama. Kita akan segera bertemu lagi. Malam ini aku akan berangkat. Aku janji akan menyelamatkan yang lainnya. Jagalah kota ini dengan baik, jagalah putra putri mu dengan baik. Titipkan salamku kembali pada Vince.
Jangan sesali ini, sudah banyak airmata ku yang jatuh saat aku membuat surat ini. Aku tidak ingin airmata ku sia-sia hanya untuk penyesalanmu.
Sekali lagi, jangan membenci ku..
Terima kasih Thomas. Aku mencintaimu.. Lebih dari seisi dunia ini sekalipun..
Your Love
Brenda
YOU ARE READING
The Safe Heaven
FanfictionDunia berangsur-angsur mulai membaik setelah ledakan radiasi matahari yang terjadi puluhan tahun silam. Hutan-hutan kembali ditumbuhi tanaman,musim salju mulai kembali, dan iklim di dunia sudah membaik. Tapi tak ada yang tahu apakah penyebaran flare...
