425 59 20
                                        

Senin, 22 Januari 2018
15.27

Jennie melangkah keluar dari bus yang ditumpanginya di halte tujuannya. Hari ini supirnya tidak masuk, sementara ia harus menemui Jisoo, sahabatnya, untuk membahas tugas kelompok mereka. Karena itu, ia memutuskan untuk pergi ke kafe yang ditunjuk Jisoo dengan menggunakan bus. Sembari membenahi rambutnya, ia berjalan menuruni jembatan penyeberangan yang entah mengapa sangat sepi hari ini.

Jennie memperhatikan sekelilingnya. Tidak ada orang. Suasana jalanan di bawahnya pun sama sepinya. Tidak ada satu pun mobil yang lewat. Ia mengerutkan kening. Tidak biasanya daerah ini sebegini sepinya.

Tiba-tiba, Jennie melihat seorang pria tua dengan rambut sebahu yang terlihat berantakan dan pakaian yang lusuh berjalan dari arah yang berlawanan, dengan sebuah bor listrik di genggamannya.

Awalnya Jennie mengira pria itu hanyalah seorang tukang yang hendak bekerja di dekat halte. Namun, ketika pria itu menatap tepat di matanya dan berlari ke arahnya, Jennie tahu dirinya berada dalam bahaya.

Belum sempat gadis itu menyelamatkan dirinya, bor listrik pria itu sudah menancap tepat di jantungnya.

•••

ada yang kangen aku tida hehe

yang kali ini polanya agak beda sama Strychnine yaa

((yang belom baca monggo dibaca hehe))

update cerita ini ga akan serajin Strychnine karena draft cerita ini emang belom selesai ((sementara waktu aku post Strychnine aku udah selesai sampe chap 13 hehe))

tapi aku ga akan ninggalin cerita ini di tengah jalan kok hehe

[ ] The Dark Side | BLACKPINK ft. other k-idolsStories to obsess over. Discover now