Bintang Ramadhan

305 15 5
                                        

Gemercik air hujan menemani hari terakhir libur sekolah semester satu. Bintang masuk ke dalam kamarnya dan menutup pintu balkon karena hujan makin deras. Ia melirik jam yang berada di atas nakas samping tempat tidur.

"Baru jam 1 siang. "

Bintang pun memutuskan untuk turun kebawah,berjalan ke arah dapur. Perutnya sudah meronta minta di isi, ia pun berinisiatif untuk memasak.

"Lagi ngapain den?" tanya bi Inah- asisten rumah tangga di keluarga Bintang. Yang melihat majikannya sedang memotong-motong sayuran.

"Mau bikin nasi goreng bi."

"Biar bibi saja. Aden tunggu di meja makan," tawarnya.

"Gak papa, bibi teruskan saja pekerjaan bibi."

"Tapi den,"

"Udah bi, cuma bikin nasi goreng aja kok," ujar Bintang memotong ucapan bi Inah.

Bi Inah pun pergi sesuai perintah Bintang, ia kembali mengerjakan pekerjaanya yang tertunda.

Bagai chef yang handal, Bintang meramu semua bumbu dengan telaten. Dari menumis bumbu sampai menambahkan penyedap rasa ia kerjakan sendiri.

"Hemm, enak," cicip nya ketika sudah matang. Bintang menyajikan dalam piring dan membawa nya ke meja makan.

"Bakat juga gue jadi chef," ujarnya bangga.

"Muji kok ke diri sendiri," ujar seorang gadis yang baru saja duduk di sebelah Bintang dan mengambil alih nasi goreng nya.

"Heh? Balikin itu nasi goreng gue."

Gadis tersebut tak mengubris ucapan Bintang, ia terus melahap makanan di depannya tersebut.

"Enak juga nasi goreng buatan lo."

"Sini'in ini punya gue." Bintang merebut kembali piring nasi goreng nya.

"Abang!! Gue masih lapar," ujarnya merengek.

"Lapar apa doyan neng? Lo udah ngabisin setengahnya nih."

Gadis tersebut berdiri dari duduknya dan menyambar piring tersebut. "Buat gue yah?"

"Alyssa, kembaliin itu punya gue." Teriak Bintang ketika adiknya berlalu dengan sepiring nasi goreng di tangan.

Alyssa tidak menggubris, ia terlebih dahulu sudah masuk kamar.

Bintang mengumpat dalam hati melihat kelakuan adik semata wayang nya tersebut. Ia pun ikut berlalu menuju kamar kembali.

Hujan masih senantiasa mengguyur bumi, tanpa ada rasa lelahnya. Bintang kembali membuka pintu balkonnya, ia melangkah ke depan menuju pagar pembatas. Hembusan angin dan gemercik air menerpa wajahnya.

Ia kembali mundur menuju kursi yang berada dekat pintu. Di raihnya gitar yang terletak di atas meja. Ia mulai memetik senar gitar dengan nada yang mengalun merdu. Bibirnya pun ikut mengalunkan lirik.

Terakhir kutatap mata indahmu
dibawah bintang bintang
terbelah hatiku
antara cinta dan rahasia 🎶

Ku cinta pada mu namun kau milik
sahabatku dilema
hatiku
andai ku bisa berkata sejujurnya🎶

Bintang menghentikan nyanyiannya, namun tidak dengan petikan senar gitar. Ia terus memainkannya. Adiknya-Alyssa, menyambung begitu saja.

Jangan kau pilih dia
Pilihlah aku yang mampu mencinta mu lebih dari dia
Bukan ku ingin merebutmu dari sahabat ku
Namun kau tahu
Cinta tak bisa tak bisa kau salahkan🎶

Ku cinta pada mu namun kau milik
sahabatku dilema
Hatiku
Andai ku bisa berkata sejujurnya🎶

Bintang menghentikan permainan gitarnya. Ia menatap sinis adiknya itu.

"Abang gue bisa galau juga ternyata," ledek Alyssa.

"Ngapain kesini?" tanya Bintang tak santai.

"Santai mas bro! Gue kesini di suruh mama. Besok sudah masuk sekolah, beresen peralatan sekolah dari sekarang, biar besok gak gentar gintir cari sana-sini."

Bintang mengingat-ngingat kebiasaannya. Memang benar ketika mau masuk sekolah pasti ada aja yang hilang atau lupa nyimpan seperti buku pelajaran, sepatu bahkan seragam.

"Udah sana keluar. Gue siapin dari sekarang," ucap Bintang sembari mendorong-dorong adiknya untuk keluar.

Alyssa keluar dengan wajah bete. Bintang mulai membereskan peralatan sekolah nya. Ia membuka laci meja belajar untuk mencari alat tulis, namun yang di dapatnya ialah sebuah foto. Foto yang di ambil nya secara tidak sengaja.

"Kau ke tidak mungkinan yang ku mungkinkan. Jarak kita sungguh jauh. Apakah aku harus bertahan atau perlahan mundur?"

~Bintang Kejora~

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 27, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Bintang KejoraStories to obsess over. Discover now